RADAR JOGJA – Pasien klaster perusahaan swasta bidang telekomunikasi di Sleman terus bertambah. Tercatat ada penambahan 23 pasien per hari ini (15/10). Sehingga akumulasi kasus untuk klaster telekomunikasi mencapai 85 kasus.

Data penambahan terbaru tak semuanya berasal dari Kabupaten Sleman. Detilnya sebanyak 12 kasus berdomisili Kabupaten Sleman. Adapula 5 kasus berdomisili Kota Jogja dan 6 kasus asal Kabupaten Bantul.

“Kalau akumulasi hingga saat ini sudah 85 kasus. Awal muncul 19 kasus, lalu 43 kasus dan hari ini bertambah 23 kasus,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo, Kamis (15/10).

Upaya tracing terhadap kasus masih berlanjut. Hingga saat ini Dinas Kesehatan Sleman telah melakukan tracing kepada 692 karyawan perusahaan. Dari total tersebut sebanyak 85 karyawan terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Mantan Direktur Utama RSUD Sleman ini memastikan tracing berlanjut. Tak hanya kepada karyawan perusahaan tapi juga keluarga dan lingkungannya. Hanya saja pihaknya berkoordinasi dengan Dinkes sesuai wilayah domisili pasien.

“Kalau dari total 85 kasus itu, yang domisili Sleman hanya 40 pasien. Sisanya berasal dari kabupaten kota lain. Kami tetap koordinasi untuk tracingnya,” katanya.

Berdasarkan catatan Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ kasus baru tercatat dengan nomor kasus 3195 hingga kasus 3217. Sementara akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jogjakarta mencapai 3216 kasus. (dwi/tif)

Sleman