RADAR JOGJA – Unit Sat Reskrim Polsek Sleman menangkap tindak pidana penganiayaan, Kiswanto, 35, pria asal Pringgokusuman, Gedongtengen, Kota Jogja.

Kiswanto menyabet korban dengan menggunakan senjata tajam dan mengenai tangan, punggung serta siku korban. Akibat sabetan senjata tajam korban harus mendapatkan jahitan.

Kapolsek Sleman AKP Irwantoro mengatakan, motif penganiayaan yang dilakukan karena tersinggung dengan orang tua pacarnya. Ketika itu, Selasa (22/9) pukul 19.00, Legiso hendak menengok anaknya yang sedang sakit di kos-kosannya di daerah Pendowoharjo. Pada saat sampai lokasi, ternyata pelaku sedang berada di tempat kos anaknya. ”Terjadilah perdebatan hingga saling pukul,” jelasnya.

Dikatakan, korban pada saat itu berusaha menanyakan status  hubungannya dengan anaknya akan seperti apa. Namun, pelaku tersinggung dengan pertanyaan tersebut. Terdorong emosi pelaku mengajak berkelahi korban.

Merasa kuwalahan, Kiswanto kemudian keluar untuk mengambil sajam. Setelah itu kembali dan menyerang korban. “Saat hendak disebatkan (dibacokkan), pelaku berusaha menghindar dan menangkis. Sehingga terjadi luka di punggung dan siku,” ungkap dia.

Menurut pengakuan pelaku, dia sudah menjalin hubungan dengan anak korban selama satu tahun. Dan, baru dua kali bertemu dengan korban.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sleman untuk ditindaklanjuti. Setelah didalami kemudian Sat Reskrim Sleman melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku di daerah Pendowoharjo.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah sajam, yakni arit. Akibat perbuatannya dia diancam dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (cr1/bah)

Sleman