RADAR JOGJA – SD Negeri 2 Percobaan 2 terpaksa ditutup sementara waktu. Itu lantaran salah satu keluarga penjaga sekolah terkonfirmasi positif. Sekolah ditutup hingga 24 September mendatang.

“Sesuai dengan izin yang diajukan oleh pihak sekolah, penutupan dilakukan sampai 24 September. Setelah itu dibuka kembali,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupeten Sleman Ery Widaryana, Rabu (16/9).

Dia menyebutkan, temuan kasus tersebut, yakni berasal dari salah satu keluarga penjaga sekolah. Menurut laporan yang dia dapat dari sekolah, ada keluarga penjaga sekolah yang melakukan perjalanan dari luar daerah. ”Ternyata setelah di swab hasilnya positif pada Rabu (9/9) lalu. Dan dikarantina di asrama haji,” ungkapnya.

Setelah didapati kasus tersebut, pada Kamis (10/9) dilakukan penutupan sekolah tersebut untuk kepentingan sterilisasi sekolah. Yakni, untuk antisipasi agar persebaran Covid-19 tidak terjadi di lingkungan tersebut.

Dikatakan, pihak sekolah juga telah melakukan rapid test (RDT) kepada pada guru yang kontak langsung dengan penjaga sekolah tersebut. “Ada beberapa yang dites, namun hasilnya non reaktif,” tutur Ery.

Dia mengimbau agar pembelajaran siswa tetap dan masih dilakukan di rumah dengan daring. Sebab, itu akan berisiko. Dia juga meminta agar protokol kesehatan yang ada untuk diperketat, agar tidak terjadi peristiwa yang serupa.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupeten Sleman Joko Hastaryo mengatakan, jika penjaga sekolah itu sudah menjalani swab test, dan hasilnya negatif. Pihaknya, belum melakukan tracing ke pihak sekolah karena tidak ada kasus di lingkungan sekolah tersebut. ”Saya rasa pihak guru kalau kontak langsung dengan pasien yang bersangkutan itu, tidak. Kalau dengan penjaga sekolah sangat dimungkinkan. Tetapi, penjaga sekolah tersebut juga sudah di swab test dan hasilnya negatif,” ujar Joko. (cr1/bah)

Sleman