RADAR JOGJA – Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman menambah kuota layanan uji kendaraan berkala (KIR), sekaligus membuka layanan tersebut hingga Sabtu. Sebab, sejak April layanan tersebut ditunda akibat Covid-19 dan beru dibuka kembali pada Juni lalu.

Akibatnya, banyak kendaraan yang harusnya diuji kelayakannya harus ditunda. “Sejak 24 Agustus lalu ada penambahan kuota. Dimaksudkan untuk menyelesaikan uji KIR yang sempat tertunda,” kata Sekretaris Dishub Sleman, Sulton Fatoni, Minggu (13/9).

Seperti diketahui, sejak dibuka kembali pada Juni, layanan dilakukan secara terbatas dan menggunakan protokol kesehatan (prokes). Sejak 24 Agustus, kuota ditambah menjadi 110 kendaraan. Sedang, untuk Jumat dan Sabtu kuota dibatasi hanya 75 kendaraan saja.

Sebelum adanya pandemi, dari Senin hingga Kamis Dishub Sleman bisa melayani hingga 120 kendaraan per hari. Untuk Jumat melayani sebanyak 80 kendaraan. Dan saat pandemi hanya melayani 50 persen dari jumlah-jumlah tersebut.

Dia berharap, kendaraan yang beroperasi di wilayah Sleman dalam keadaan benar-benar baik. Sehingga, hal tersebut dapat menekan adanya kecelakaan lalu lintas. “Selain itu, dengan adanya penambahan kuota dan hari ini dapat semakin banyak kendaraan yang bisa mendapat layanan. Dan, dapat segera menyelesaikan uji KIR yang sempat tertunda,” harapnya.

Dikatakan, layanan uji KIR dibuka setiap pukul 07.30 hingga 15.30 untuk Senin – Kamis. Untuk Jumat dan Sabtu layanan dibuka pada 07.30 hingga 14.00 saja.

Sulton mengimbau kepada seluruh masyarakat yang hendak mengujikan kendaraannya harus mematuhi prokes sesuai SOP. “Yakni, harus mengenakan masker, tidak berkerumun, dan tetap ada prmbatasan antrean,” kata dia.

Untuk mengurai antrean, masyarakat juga bisa melakukan pendaftaram secara daring melalui www.sikresno.id. Atau bisa datang lansung ke UPTD PKB Dishub Sleman dengan tertib protokol. (cr1/bah)

Sleman