RADAR JOGJA – Kegiatan kepramukaan di sejumlah SMP di Kabupaten Sleman dilakukan secara daring selama masa pandemi Covid-19. Sekolah diharuskan membuat beberapa inovasi melalui video pembelajaran.

Salah satu sekolah yang menjalankan kegiatan pramuka daring adalah SMP Negeri 4 Depok. Kepala Sekolah SMP N 4 Depok, Lilik Mardiningsih mengaku, kegiatan pramuka dilakukan dua kali setiap minggunya. Yakni pada Selasa dan Kamis. Dalam kegiatan ini, empat pembina telah disiapkan. Sebanyak dua  pembina mengampu kelas tujuh, dan dua pembina lainnya mengampu kelas delapan.

Selama daring, materi yang diajarkan mulai dari tali temali, ketahanan pangan, hingga kebersihan lingkungan. Untuk pembelajaran tali temali, tambah Lilik, pembina akan menyampaikan materi melalui zoom meeting. Tugas siswa adalah memperhatikan dan mempraktekan di rumah masing-masing. Sedangkan pelajaran ketahanan pangan, siswa diminta menanam tumbuhan yang sudah disemai di sekolah. Siswa diminta mengambil tumbuhan untuk ditanam di rumah dan melapirkan perkembangannya. “Tanaman seperti terong, cabai, sawi, kangkung,” jelas Lilik Selasa (1/9).

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP N 2 Pakem, Triworo Setyaningsih menuturkan, ada beberapa materi yang disampaikan ketika pramuka beralih ke sistem daring. Salah satunya adalah materi yang bisa mendukung pencegahan Covid-19. “Kami ada pramuka adiwiyara, pramuka kependudukan dan lain-lain. Jadi materinya bisa mendukung Covid-19,” ungkap Triworo.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Disdik Kabupaten Sleman, Dwiwarni Yuliastuti mengungkapkan di masa pandemi kegiatan kepramukaan masih tetap dilakukan. hanya pelaksanaannya dilakukan secara daring.

Dwiwarni menambahkan, pihaknya sudah meminta setiap sekolah untuk memetakan materi kepramukaan apa saja yang bisa diajarkan secara daring. “Sekolah bisa memetakan materi, dipilih materi-materi mana yang bisa didaringkan,” kata Dwi. (eno/bah)

Sleman