RADAR JOGJA – Menjelang Pilkada Serentak 9 Desember mendatang, relawan Sembodo 2020 melakukan survei elektabilitas Kepala Desa Condoncatur Reno Candra Sangaji untuk maju sebagai Bupati Sleman. Sebanyak 53 relawan menyebar 1.325 kueaioner di 1.212 padukuhan dari 86 desa dan 17 kecamatan se-Sleman. Dilakukan mulai 21 hingga 27 Agustus.

Penyampai hasil survei Rahardiyono menjelaskan, 16 persen responden menjawab sudah menentukan pilihan calon bupati dan 84 persen menjawab belum atau tidak tahu.

“Untuk survei calon yang diinginkan, laki-laki atau perempuan? Sebanyak 85 persen responden menjawab laki-laki dan 15 persen menjawab perempuan,” jelasnya, Sabtu malam (29/8).

Dalam sirvei juga ditanyakan apakah Reno merupakan figur atau sosok yang diinginkan sebagai Bupati Sleman. Rahardiyono menyebut 46 persen responden menjawab ya, 2 persen menjawab tidak, dan 52 persen menjawab tidak tahu. 

“Untuk pertanyaan dari mana Anda kenal sosok Pak Reno, presentase paling tinggi ada di media sosial dan baliho. Sebanyak 23 persen menjawab dari medsos dan 35 persen dari baliho. Sisanya, mengenal dari saudara, surat kabar, organisasi, media elektronik, dan teman,” paparnya.

Selain itu, 42 persen responden mengaku sudah mengetahui bahwa Reno mencalonkan diri sebagai Bupati Sleman dan 58 persen menjawab belum atau tidak tahu. Terkait tanggal pelaksanaan Pilkada, 48 persen menjawab sudah tahu dan 52 persen menjawab tidak tahu. 

Ketua Tim Sukses Sembodo Kuwar menambahkan, hasil survei tersebut belum final. Masih ditunggu hingga 6 September pukul 24.00.

“Kami masih punya keyakinan, semuanya masih bisa berubah. Saya tetap optimistis, tapi misalkan harus memilih, kita akan memilih yang terbaik bagi Sleman,” ujarnya.

Menanggapi hasil survei tersebut, Reno 

menyimpulkan sebagai tren naiknya sosok yang baru. Pihaknya masih menunggu sirat rekomendasi dari DPP yang menentukan penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati. 

“Saya belum mendapatkan bocoran resmi baik dari tokoh politik di tingkat lokal dan pusat. Artinya saya di sini sebagai pribadi, sampai hari ini, kami masih on fire sampai tanggal 6 September nanti, pukul 00.00 WIB, sampai batas akhir pendaftaran,” jelasnya. 

Reno menyatakan masih merasa mampu membuat perubahan Reno for Sleman 1 agat bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Bila rakyat menghendaki, insya Allah bismillah siap mengabdi di manapun jabatan politik,” tandasnya. (sky/tif)

Sleman