RADAR JOGJA – Lele goreng, ayam goreng, ikan laut goreng, maupun jeroan goreng yang dilengkapi dengan lalapan dan sambal biasanya tersedia di warung makan dengan tipe lesehan.

Biasanya warung tersebut menggunakan konsep tenda dan ada di pinggir jalan dengan kondisi yang kurang begitu nyaman. Kondisi jauh berbeda ditemui di warung Sambel Mentah Bucin.

Meski menyediakan menu khas pecel lele lesehan, restoran yang terletak hanya beberapa puluh meter di selatan Sleman City Hall (SCH) itu memiliki konsep yang menarik.

Menempati bangunan berlantai dua, Sambel Mentah Bucin menyediakan lokasi yang sangat nyaman. Bukan hanya menikmati sajian yang nikmat, tapi juga untuk ngobrol dengan sahabat, pasangan, maupun keluarga.

Merici Putri selaku founder dari Sambel Mentah Bucin mengaku ide untuk membuka warung makan tersebut berawal dari kegemarannya dengan sang suami makan di lesehan.

Meski menikmati makanan di lesehan, Putri merasa kurang nyaman jika mengajak banyak teman untuk makan di lesehan.

“Maka dari itu tercetus ide untuk membuka warung dengan konsep seperti ini,” ujarnya kepada Radar Jogja.

Kendati memiliki konsep yang nyaman layaknya kafe, menu makanan yang dijual Sambel Mentah Bucin terbilang sangat terjangkau.

Untuk paket yang paling murah, yang berisi nasi, tempe ditambah dengan sambal mentah, dipatok mulai dari harga Rp 7000 saja.

Selain itu, menu-menu lain seperti nasi ayam, nasi ikan cakalang, nasi iso, dan beberapa menu lain juga tidak sampai Rp 20 ribu harganya.

Ditambah lagi dengan menu-menu tambahan lain seperti tumis kangkung, tumis, kacang panjang, membuat pelanggan semakin memiliki pilihan untuk makan. Mulai dari harga Rp 4 ribu saja.

Selain opsinya banyak dan harganya murah, Sambel Mentah Bucin juga memiliki spesialisasi lain. Sambal yang mereka sediakan pedasnya pas, dan sedap ketika disantap dengan lauk yang ada ditambah dengan nasi panas. Penasaran???. (kur/ila)

Sleman