RADAR JOGJA – Tindakan tegas kepada pelanggar protokol Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) mulai menyasar pelaku usaha. Dua toko jejaring modern terpaksa ditutup oleh Satpol PP Kabupaten Sleman. Keduanya terbukti melanggar jam operasional selama pandemi Covid-19. Tepatnya Indomaret Kutu Dukuh dan Indomaret Kutu Tegal, Sinduadi, Mlati, Sleman.

Kebijakan ini ditempuh pasca peringatan berkala. Hingga akhirnya diputuskan untuk menutup sementara dua toko jejaring modern selama tiga hari.

“Dua toko ini terbukti melanggar jam operasional. Mereka buka sebelum batas waktu yang ditentukan. Sanksinya tutup sementara selama 3 hari,” tegas Plt Kasat Pol PP Sleman Arip Pramana, Selasa (25/8).

Kebijakan ini mengacu pada Keputusan Bupati Sleman Nomor 56/Kep.KDH/A/2020. Surat tertanggal 1 Agustus ini membahas perpanjangan ketiga Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Kabupaten Sleman. Salah satu poin pembahasan adalah jam operasional tempat usaha. Setiap toko jejaring toko modern beroperasi dari 10.00 hingga 22.00 setiap harinya. Kedua toko, lanjutnya, beroperasi sebelum jam 10.00.

“Sebelum ditutup, Satpol PP telah memberi himbauan bahkan telah membuat Berita Acara Pembinaan (BAP) karena melakukan pelanggaran yang sama. Tapi ternyata tidak direspon baik,” katanya.

Arip mengimbau agar para pelaku usaha patuh aturan. Terlebih kebijakan ini untuk menekan persebaran kasus Covid-19. Sanksi berlaku tegas bagi seluruh pelanggar. Diawali dengan peringatan hingga akhirnya penutupan sementara.

“Ekonomi memang tetap berjalan tetapi dengan mentaati aturan yang telah ada terlebih angka konfirmasi positif di Sleman masih tinggi,” ujarnya. (dwi/tif)

Sleman