RADAR JOGJA – Ketika masih muda, Kabag Operasional Museum Monumen Jogja Kembali Nanang Dwinarto sebenarnya tidak pernah memiliki pikiran untuk bekerja di museum.

Cita-citanya dulu masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri). Kendati demikian, pekerjaan yang dia lakukan selama ini sebenarnya juga memiliki kesamaan dengan tentara. Yakni sama-sama bekerja dan mengabdi untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan patriotisme masyarakat.

Nanang menceritakan bagaimana akhirnya bekerja di Museum Monjali. Nanang yang memiliki tempat tinggal di Sendangadi, Mlati, Sleman ini kerap melewati Museum Monjali ketika museum tersebut masih dalam proses pembangunan. Waktu itu, dia hanya merasa penasaran saja dengan bentuk bangunan yang menyerupai gunungan itu.

Singkat cerita, Nanang diterima bekerja di Museum Monjali. Posisi pertama yang diemban Nanang adalah bertanggung jawab mengurusi loket penjualan tiket. Nanang masih ingat betul kala itu pertama kali bekerja, tiket masuk ke Museum Monjali hanya sebesar Rp 300. ’’Dari dari harga tiket segitu sampai sekarang harga tiketnya Rp. 10.000,” kisah Nanang. (din/er)

Sleman