RADAR JOGJA – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sleman membulatkan suara untuk pasangan Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa. Pernyataan ini dikuatkan dengan terbitnya Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat PAN. Ada pula Pakta Integritas dukungan kepada bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman ini.

Kedua surat tertanggal 27 Juli 2020 telah sampai di tangan pengurus DPD PAN Kabupaten Sleman. Legitimasi ini dikuatkan dengan adanya tandatangan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno. 

“Kami sudah menerima salinan surat keputusan dari DPP PAN tentang persetujuan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sleman tahun 2020. Mendukung pasangan Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa,” jelas Sekretaris DPD PAN Kabupaten Sleman Arief Kurniawan ditemui di Mbok Berek Garden Mlati, Senin (10/8).

Turunnya surat ini juga menjadi legitimasi dukungan. Artinya seluruh konstituen wajib memenangkan pasangan Kustini dan Danang. Pihaknya juga siap berkoordinasi dengan PDI Perjuangan terkait startegi pemenangan.

Arief memastikan PAN siap mengamankan kursi Sleman 1. Termasuk menghadapi koalisi Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan  (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Golkar siap menghadang. Saga koalisi politik ini mengusung Danang Wicaksana Sulistya sebagai jagonya.

“Komunikasi dengan PDIP sudah jalan. Tentu DPD PAN Kabupaten Sleman akan segera merumuskan langkah-langkah selanjutnya menghadapi Pilkada tahun 2020 ini,” katanya.

Disinggung adanya perbedaan pandangan dalam gerbong internal, Arief tak menjawab banyak. Dia hanya menjamin suara untuk Pilkada Sleman telah bulat. Sehingga upaya pemenangan pasanga Kustini dan Danang telah final.

Disatu sisi, upaya komunikasi secara internal terus berlangsung. Tujuannya untuk menyamakan pandangan dalam Pilkada Sleman. Hanya saja ketegasan atas putusan DPP PAN mengikat kepada semua anggota.

“Beda pandangan pendapat itu wajar di dalam pilkada. Pasti kami komunikasikan kalau beda pendapat. Tidak ada kemungkinan membelot karena beda pandangan,” ujarnya.

Turunnya SK DPP PAN menurutnya telah melalui kajian terhadap visi-misi pasangan Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa. Arief berharap agar seluruh elemen pengurus PAN patuh dan taat terhadap SK tersebut.

“Pertimbangan DPP PAN memilih pasangan ini, itu ranahnya mereka. Kami memang belum dapatkan jawaban secara tertulis. Tapi saya kira ada pencermatan sehingga terbit SK ini,” katanya. (dwi/tif)

Sleman