RADAR JOGJA – Pemerintah Kabupaten Sleman memberi penghargaan kepada wajib Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Panutan Tahun 2020. Penghargaan ini sebagai apresiasi kepada seluruh wajib pajak yang telah menunaikan kewajiban membayar pajak dengan tepat waktu, meski di tengah pandemi Covid-19.

Penghargaan diberikan secara simbolis oleh Bupati Sleman Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (14/7). Dihadiri oleh 95 wajib pajak dengan jumlah ketetapan bayar sebesar Rp 5 miliar.

Sri Purnomo mengakui bahwa pandemi Covid-19 bukan sekadar bencana kesehatan saja, namun berdampak pada penurunan produktifitas di sektor perekonomian.

“Namun seminggu ini grafik ekonomi di kabupaten Sleman sudah mulai membaik. Semoga seminggu ke depan dan seterusnya akan lebih baik lagi,” ujarnya.

Plt Kepala BKAD Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Sleman telah mengoreksi target murni Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020 sebesar Rp 944 miliar menjadi Rp 603 miliar. Begitu juga dengan target murni PBB-P2 tahun ini yang diturunkan dari Rp 74 miliar menjadi 40 miliar rupiah.

“Hingga saat ini, realisasi penerimaan PBB-P2 di Kabupaten Sleman telah mencapai Rp 25 miliar atau sekitar 64 persen dari target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Jatuh tempo pembayaran PBB-PP, lanjut Harda, ditetapkan 30 September 2020. Saat ini terdapat 219 padukuhan yang telah lunas pembayaran PBB-P2. Sedangkan di tingkat desa ada tiga desa yang telah lunas PBB-P2. (sky/tif)

Sleman