RADAR JOGJA – Seiring perkembangan zaman generasi muda di Sleman semakin maju dan kritis terhadap perkembangan suatu wilayah. Untuk itu, Sri Muslimatun Institute memberikan wadah bagi para generasi muda di Bumi Sembada agar bisa menyampaikan gagasan dengan menggandeng Radar Jogja sebagai media publikasinya.

Direktur Sri Muslimatun Institute Dr. Nizar Hero Kartika M.Kes mengatakan, generasi muda punya peran penting dalam masa depan bangsa dan negara. Terlebih dalam era industri 4.0 dan 5.0 ini, anak muda tentu akan lebih mudah beradaptasi dengan teknologi dan arus informasi yang perkembangannya semakin cepat.

Dalam konteks lebih kecil, kata Hero, masa depan kabupaten Sleman pastinya juga ditentukan dengan peran anak muda. Kontribusi generasi milenial dalam mengemukakan gagasannya,  tentu sangat berpengaruh dengan kemajuan wilayah dan pembangunan di Bumi Sembada.

Namun untuk saat ini, banyak anak muda belum bisa mendapat wadah untuk mengeluarkan gagasan dan pemikirannya dalam kemajuan kabupaten Sleman. Untuk itu, Sri Muslimatun Institute hadir untuk menjawab permasalahan tersebut.

Membawa motto Milenial Bicara Tentang Sleman Hari Ini dan Masa Depan, wadah bagi generasi muda yang dibuat oleh Wakil Bupati Sleman itu menggandeng Koran Harian Radar Jogja sebagai media publikasi. Sehingga gagasan para generasi muda di Sleman bisa terbuka dan semakin didengar luas oleh masyarakat maupun instansi pemerintahan. “Tugas kami memberi ruang dan mendengar gagasan serta aspirasi mereka, dengan harapan bisa didengar oleh pemangku kekuasaan dalam hal ini pemerintah,” ujarnya di Kantor Radar Jogja Senin (29/6).

Hero melanjutkan, dalam Sri Muslimatun Institute para generasi muda bisa mengeluarkan gagasannya terhadap segala hal. Baik dalam bidang politik, budaya, kesenian, ekonomi serta lainnya. Kedepan, program yang digawangi oleh salah satu dokter di RS Sakina Idaman tersebut juga akan memberikan pelatihan dan pendidikan bagi generasi muda di Sleman.

Dikatakan Hero, terbentuknya Sri Muslimatun Institute selaras dengan pemikiran serta mimpi Sri Muslimatun sebagai wakil bupati Sleman untuk mewujudkan masyarakat yang lebih maju, mandiri, sejahtera, berdaya saing dan berkepribadian. Kemudian digandengnya koran sebagai media publikasi juga untuk meningkatkan literasi publik agar lebih gemar membaca.

“Kami juga berharap, suara, aspirasi serta gagasan anak muda yang termuat di media ini juga bisa menjadi pertimbangan bagi beragam stakeholder untuk membuat program demi kemajuan generasi milenial,” imbuh Hero. (inu/bah)

Sleman