RADARSRADAR JOGJA – Sebanyak 5.000 nasi box makanan siap saji untuk lansia telah didistribusikan merata ke seluruh padukuhan di wilayah Desa Condongcatur.

Hal tersebut, dilakukan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan gizi para lansia yang berada di wilayah Desa Condongcatur selama pandemi.

“Kami memprioritaskan lansia sepuh usia diatas 65 tahun. Sebab diusia tersebut rentan terpapar covid-19,” ujar Kepala Desa Condongcatur Reno Candra Sangaji.

Reno mengatakan, sejak 18 April lalu Pemdes Condongcatur melalui Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 telah membuka dapur umum untuk lansia.

“Kami melihat bahwa angka harapan hidup di Desa Condongcatur meningkat bila lansia sehat,” tegasnya.

Awalnya, dapur lansia hanya akan menyediakan makanan siap saji sedikitnya 2500 nasi box selama delapan hari saja, sejak 18 April hingga 25 April 2020. Namun setelah dievaluasi, ternyata apresiasi dari masyarakat begitu tinggi.

“Banyak sekali donasi yang masuk dari warga sekitar, sehingga dapur lansia ini kami perpanjang hingga Senin (18/5). Matur nuwun kepada donatur, hingga relawan atas dukungan dan bantuannya selama ini,” katanya.

Pada putaran keempat pembagian makanan sehat, Sabtu (16/5). Reno Candra Sangaji bersama Tim Destana Desa Condongcatur dan BNN Kabupaten Sleman berkesempatan turun langsung memberikan makanan sehat siap santap kepada lansia yang berada di Kring Kentungan (Padukuhan Kentungan, Kayen, Joho, Pikgondang dan Gandok).

“Jumlah makanan sehat yang dibagikan sebanyak 350 nasi box,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Pria yang akan maju di pentas Pilkada Sleman mendatang ini memastikan bantuan diterima dengan tepat.

Selain itu, Reno bersama Tim BNNK Sleman juga memberikan pengetahuan dan pendampingan kepada masyarakat agar dalam menjalani kehidupan ditengah pandemi Covid-19, tetap semangat tanpa menggunakan narkoba.

Melalui mobil Dayamas milik BNNK Sleman, Reno menghimbau agar masyarakat tetap menggunakan masker bila keluar rumah, senantiasa menjaga jarak (physical distancing), dan menghindari kerumunan.

“Kami mohon himbauan ini ditaati. Semoga wabah Covid-19 segera beralu,” pungkasnya.

Sementara itu, Penyuluh Naroba BNNK Sleman Suharyadi mengungkapkan, selama pandemi pihaknya telah bekerja sama dengan beberapa instansi, baik pemerintah ataupun swasta.

Bersama instansi terkait BNNK Sleman konsisten membangun masyarakat Sleman bebas dari penyalahgunaan narkoba. (sce/naf/ila)

Sleman