RADAR JOGJA – Sebanyak 61 anggota pasukan Tim Reaksi Cepat (TRC), petugas dekotaminasi (penyemprotan), dan petugas pemakaman jenazah dari BPBD Kabupaten Sleman menjalani Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 di Aula Unit I Pemkab Sleman, Rabu (6/5). Kepala Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto menjelaskan, langkah ini untuk memastikan tidak ada petugas yang reaktif covid-19. Selain itu agar dalam bertugas tidak membahayakan masyarakat dan keluarganya.

“Ada 61 orang yang dites dari total petugas sekitar 70 orang dan sepuluh hari ke depan akan dilakukan tes ulang yang kedua kalinya,” jelasnya.

Para petugas ini, lanjut Joko. setiap hari melakukan kegiatan penyemprotan dan pemakaman jenazah yang meninggal bukan karena positif Covid-19, karena ada ketakutan dari masyarakat.

“Namun petugas ini juga siap bila sewaktu-waktu ditugaskan untuk memakamkan jenazah pasien Covid-19 karena sudah dilakukan pelatihan,” katanya.

Menurut Joko, protap pemakaman penanganan jenazah korban Covid-19 dari rumah sakit sudah aman dari virus, sehingga kecil mungkin para petugas terkontaminasi. Terlebih petugas juga menggunakan APD komplit. 

“Hal ini tidak perlu ditakutkan oleh masyarakat dan tidak perlu ada penolakan jenazah korban positif Covid-19 maupun meninggal yang bukan Covid-19,” katanya.

Hasil RDT semua petugas menunjukkan negatif. Joko mengaku lega karena semua pihak dan petugas dapat kembali melaksanakan tugas dengan penuh semangat.

Salah satu petugas pemakaman jenazah bernama Sigit mengaku awalnya merasa takut dan was-was saat melaksanakan tugas karena khawatir membahayakan m keluarganya di rumah.

“Dari keluarga dan para tetangga mendukung dalam tugas ini, saya memantapkan diri melaksanakan tugasnya,” ujarnya.

Untuk antisipasi, kini dia juga membatasi pergaulan di lingkungan sekitarnya.

“Walaupun dalam bertugas, saya sudah dilengkapi APD lengkap, tapi untuk kehati-hatian saja. Pada awal memakai OPD cukup gerah, tetapi karena ketugasan mewajibkan memakai APD, lama-kelamaan terbiasa dan bisa tahan sehingga tidak menggangu dalam melaksanakan tugas di lapangan,” tuturnya. (sky/tif)

Sleman