RADAR JOGJA – Jaring aspirasi, Reno Candra Sangaji ngobrol santai bersama para seniman se-Kabupaten Sleman. Hal tersebut dilakukan Reno sebagai ajang silaturahmi sekaligus sharing antar seniman dan komunitas.

“Setidaknya bisa saling tahu apa yang menjadi keluh kesah dari para seniman yang berada di wilayah Kabupaten Sleman saat ini,” katanya saat ditemui di warung makan Rica-Rica Enthok Semok, Jalan Monjali, Sinduadi Jumat sore (1/5).

Hadir dalam kesempatan tersebut 13 orang perwakilan seniman tradisional. Beberapa kelompok ketoprak dan dagelan, komunitas karawitan, sinden dan penyanyi, kelompok tari, dan sastrawan.

Reno yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Condongcatur ini mengatakan, saat ini dampak dari pandemi Covid-19 telah merembet kemana-mana. Para pelaku seni tradisi yang di dalamnya termasuk para pekerja budaya sangat merasakan kondisi saat ini secara ekonomi.

Reno mengungkapkan, peran pemerintah, baik pusat maupun daerah, diharapkan ada. Membantu para seniman yang tak bisa bekerja dan tak mendapatkan penghasilan.

“Sebab hampir semua kegiatan seni saat ini berhenti. Banyak job manggung dicancel karena imbauan pemerintah terkait social dan physical distancing yang tidak membolehkan ada kerumunan masa,” ujar pria yang bakal maju dalam kontestasi Pilkada mendatang.

Sementara itu, Koordinator acara Gita Gilang menjelaskan konsep acara murni dialog yang dilanjutkan dengan acara buka bersama. Dirinya bersama panitia juga menerapkan SOP sesuai anjuran pemerintah guna mencegah penyebaran covid-19.

Lebih lanjut seniman serba bisa ini memimpikan Kabupaten Sleman lebih fresh. Adanya penambahan ruang berkesenian membuat banyak pelaku seni bisa merasa punya tempat berkreasi di daerahnya sendiri.

Gita berharap kedepannya tercipta satu kolaborasi seni di satu tempat yang sama. Sehingga nanti saling membantu dan memotivasi satu dengan yang lain.

“Tujuannya sama yakni mewujudkan, melestarikan dan mengembangkan seni budaya di Kabupaten Sleman,” pungkasnya.

Selain buka bersama, diakhir acara Reno Candra Sangaji berkesempatan membagikan 200 parcel kepada para pelaku seni yang berada di Kabupaten Sleman. Parcel-parcel tersebut akan didistribusikan melalui masing-masing koordinator kelompok seni. (naf/ila)

Sleman