RADAR JOGJA – Sebanyak 19 orang tenaga kubur jenazah pasien Covid-19 TPU Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, menjalani rapid test di Puskesmas Kecamatan Prambanan, Sabtu (25/4). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Joko Hastaryo mejelaskan, petugas TPU Madurejo termasuk garda terdepan dalam menghadapi jenazah pasien Covid-19. Kendati demikian belum tentu positif terinfeksi maupun berstatus PDP. 

Walaupun telah mengenakan APD dan prosedurnya telah dipenuhi, para tenaga kubur tetap berisiko tinggi terpapar Covid-19 karena kontak dengan jenazah maupun yang mengantar. Sehingga untuk perlindungan, pihaknya melakukan pengecekan kesehatan dengan standar pengecekan sendiri dilakukan selama 2 kali. Pengecekan kali ini merupakan yang pertama kali. 

“Setelah hasil pengecekan kesehatan keluar, nanti 7-10 hari ke depan diperiksa kembali yang kedua. Kalau hasil pemeriksaan kedua negatif, maka pemeriksaan tersebut selesai. Namun kalau ada yang reaktif harus dilanjutkan dengan tes swab,” papar Joko. 

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sleman Ani Martanti menambahkan, pemeriksaan kesehatan tenaga kubur  merupakan tindaknlanjut dari masukan Komisi A.

“Intinya, Kabupaten Sleman tanggap untuk Covid-19,” ujarnya.

Ani berharap jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 juga bisa bertambah. Jika ada tambahan pasien meninggal, pihaknya siap menggerakan tim dari BPBD dan TRC Kabupaten Sleman untuk menguburkan jenazah-jenazah tersebut.

“Di TPU Madurejo ini adalah orang-orang dari luar Sleman, tetapi berdomisili Kabupaten Sleman yang membutuhkan waktu untuk penguburannya lebih dari empat jam,” ujar Ani. 

Sekretaris DPU-DKP Kabupaten Sleman Taupik Wahyudi menyebutkan sebanyak enam jenazah pasien Covid-19 telah dimakamkan di TPU Madurejo. Sedangkan untuk yang dikremasi ada dua jenazah.

“Tiga Jenazah berasal dari luar daerah. Untuk yang lainnya berasal dari Kabupaten Sleman,” katanya.

Jenazah-jenazah itu, lanjut Taupik, merupakan jenazah yang mendapatkan penolakan dari warga. Sehingga TPU Madurejo siap menerima setiap saat.

“Untuk yang pemakaman, khusus warga sleman. Sedangkan untuk yang kremasi boleh berasal dari warga mana saja. Luas TPU Madurejo 7,1 Hektar. Untuk pemakaman secara umum ada 6 Hektar. Sedangkan untuk penderita Covid-19 yang telah disiapkan ada 43 lubang dan baru dipakai ada 6 lubang,” terangnya. (sky/tif)

Sleman