RADAR JOGJA – Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman memperpanjang masa belajar di rumah dengan sistem online selama pandemi Covid-19. Plt Kepala Dinas Pendidikan Arif Haryono mengatakan, sesuai surat edaran no 4 tahun 2020 dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, pembelajaran bagi siswa untuk TK, SD, SMP dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh atau di rumah. Di Kabupaten Sleman, penerapan tersebut sudah dimulai sejak 23 Maret hingga 28 April 2020. 

“Bagi jenjang TK maupun Paud pembelajaran ditiadakan,” ucapnya, Senin (20/4).

Sedangkan untuk SMP, lanjut Arif, dilakukan secara online atau daring. Untuk SD hanya sebagian kecil yang melakukan pembelajaran online. Sedangkan untuk SD lainnya yang tidak menggunakan simtem pembelajaran online dilakukan melalui aplikasi WhatsApp. Untuk evaluasinya, pihaknya menilai hampir di semua wilayah Kabupaten Sleman berjalan baik. Namun ada kendala di satu wilayah yang internetnya lambat. 

“Kebijakannya, kalau sifatnya penugasan, hasil pekerjaan dari siswa itu tidak serta merta pada jam tersebut akan disampaikan kembali oleh para guru. Namun ada juga yang diberi kelonggaran sampai jam 10 malam,” jelasnya.

Sementara itu ujian nasional berbasis komputer untuk SMP maupun ujian SD tingkat daerah juga dibatalkan. Nantinya, lanjut Arif, nilai kelulusan akan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diraih sebelumnya. Bagi siswa SD kelulusannya berupa nilai semester 1 dan 2 kelas 4, nilai semester 1 dan 2 kelas 5, nilai semester 1 kelas 6 ditambah dengan nilai portofolio yang dilakukan di semester 2 kelas 6.

“Bagi SMP, kelulusan akan berdasarkan nilai di 5 semester saja, sejak kelas 7 sampai akhir. Dapat juga ditambahkan dengan nilai semester genap kelas 9. Jadwal pengumuman untuk SMP pada tanggal 5 Juni 2020, SD yaitu tanggal 18 Juni 2020,” jelasnya. (sky/tif)

Sleman