RADAR JOGJA – Perhatian Dinas Kesehatan Sleman tak hanya terfokus pada Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) semata. Salah satu kasus yang mendapatkan perhatian adalah demam berdarah. Angka kasus ini cenderung tinggi dari tahun ke tahun.

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo menuturkan, ada total 324 kasus demam berdarah hingga April. Angka tertinggi pada pertengahan Februari hingga Maret. Total kasus pada medio.bulan ini mencapai 214 kasus demam berdarah.

“Triwulan awal 2020, ya sampai April ini sudah 324 kasus. Bulan Februari cenderung naik hingga 109 kasus, lalu Maret turun jadi 105 kasus,” jelasnya, Sabtu (11/4).

Berdasarkan catatan Dinkes Sleman, kasus demam berdarah perbulannya diatas 50 kasus. Detailnya, Januari terdapat 93 kasus, Februari sebanyak 109 kasus. Lalu untun Maret turun jadi 105 kasus. Sedangkan hingga 9 April tercatat ada 17 kasus.

“Catatan vatalitas atau pasien hingga meninggal dunia nol. Semoga angka vatalitas ini tetap bertahan hingga akhir tahun,” harapnya.

Mantan Direktur Utama RSUD Sleman ini mengakui kasus demam berdarah sangat menjadi perhatian. Terlebih penyebab dari kasus ini bisa terjadi di semua wilayah. Terlebih jika pola hidup bersih dan sehat belum terlaksana secara optimal.

Sedangkan untuk catatan jangka panjang tahunan, 2016 menjadi sejarah tertinggi. Catatan tersebut merupakan siklus empat tahunan di wilayah Kabupaten Sleman. Sementara saat ini, angka kasus tertinggi terjadi di 2019.

“Dalam 5 tahun terakhir kasus tertinggi memang tahun 2016. Diperkirakan siklus 4 tahunan tahun 2020, tapi sudah meningkat di akhir 2019 kemarin,” katanya.

Dari total 17 kecamatan di Sleman ada lima besar kasus demam berdarah. Tertinggi berada di Kecamatan Prambanan, menyusul kemudian Depok, Ngaglik, Mlati dan Kecamatan Gamping. Hanya saja potensi kasus bisa muncul di seluruh kecamatan.

“Lima kecamatan ini tercatat dengan persebaran demam berdarah terbanyak. Tapi semua kecamatan tetap memiliki potensi. Terpenting adalah masyarakat pola hidup bersih dan sehat untuk menekan kasus DBD,” ujarnya. (dwi/ila)

Sleman