RADAR JOGJA – Merespon kebijakan pemerintah untuk mencegah perluasan Corona Virus Disease (Covid-19), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengadakan penyemprotan disinfektan di area kampus Jumat (20/3). Penyemprotan dilakuka untuk menghilangkan risiko penyebaran Covid-19 bagi civitas akademika yang masih berada di lingkungan kampus.

Rektor UNY Sutrisna Wibawa menjelaskan penyemprotan dilakukan mengingat seluruh mahasiswa dan dosen telah menyelenggarakan kuliah secara online sampai dengan 30 April mendatang. Sehingga kondisi kampus cukup lengang dan memudahkan untuk dibersihkan. “Harapannya dari agenda penyemprotan, universitas selalu menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk seluruh civitas dalam bekerja dan belajar,” kata Sutrisna.

Meskipun penyemprotan disinfektan akan terus dilakukan, Sutrisna tetap mengimbau gar pembelajaran tetap dilakukan secara online. Hanya pimpinan dan staf kampus yang diperolehkan untuk bekerja di kampus sesuai dengan prosedur kesehatan yang telah ditetapkan. “Anda para dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum di rumah untuk kami semua dan untuk Indonesia,” kata Sutrisna.

Wakil Rektor Bidang Umum Dan Keuangan Edi Purwanta menuturkan penyemprotan difokuskan pasa gedung rektorat. Sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu, penyemprotan akan dilakukan kembali pada tiap-tiap fakultas dan unit lain. Kegiatan penyemprotan disinfektan di fakultas akan dikordinasi subag upaya kesehatan perseorangan (UKP) dengan tenaga dari staf subag UKP. “Mereka sudah dilatih dan akan melakukan penyemprotan sesuai jadwal yang berlaku,” tutur Edi.

Setelah adanya penyemprotan, ruangan akan dikosongkan selama 3-6 jam untuk nantinya bia digunakan kembali. (eno/din)

Sleman