RADAR JOGJA – Sebagai upaya pencegahan sebaran Covid-19 atau virus korona, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Cebongan menggelar sosialisasi kepada para tahanan.

Kepala Lapas Kelas 2B Cebongan Gunarto menjelaskan, sosialisasi yang diberikan adalah pemahaman tentang virus tersebut, serta berbagai cara mencegah penyebarannya.

Para napi juga diwajibkan memberlakukan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan di seluruh lingkungan lapas. Selain itu, fasilitas alat pencuci tangan juga sudah disediakan bagi para pengunjung.”Para napi juga diberi pemahaman tentang kebersihan diri, etika batuk, dan kebersihan umum,’’ ujarnya Senin (16/3).

Selain sosialisasi, pihak lapas juga telah melakukan pengecekan suhu tubuh para napi dan pengunjung. Aturan ini diberlakukan sesuai Surat Edaran Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Nomor SEK-KP.09.01-245, yakni terkait pencegahan dan penanggulangan virus korona di seluruh lapas. Pemeriksaan suhu tubuh ini dilakukan petugas lapas dan petugas kesehatan lapas. “Apabila ada yang lebih dari 38 derajat celcius, tidak diperkenankan masuk,” ujarnya.

Kasubsi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Lapas 2B Cebongan Erik Murdiyanto menyatakan, akan ada penutupan akses sementara atau lockdown yang diterapkan di lapas, yakni selama dua minggu atau 14 hari.

Lockdwon dimulai 19 Maret. Selama lockdown berlangsung, pengunjung tidak diperbolehkan berkunjung untuk menemui narapidana. (inu/din)

Sleman