RADAR JOGJA – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Underpass Satker PJN DIJ Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sidik Hidayat menyebut, genangan air di bagian dalam Underpass Kentungan yang terjadi Sabtu lalu (29/2) karena masalah elektrikal. Akibatnya, pompa penyedot drainase tidak bisa bekerja secara maksimal.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya sudah melalukan perbaikan. Dia juga memastikan genangan di underpass tidak akan kembali terjadi. “Jadi bukan malfungsi pompa, hanya ada masalah elektrikal seperti kabel atau sirkuit,’’ jelasnya.

Permasalahan genangan ternyata tak hanya terjadi di bagian dalam. Saat musim hujan, genangan air juga ada di Simpang Empat Kentungan ( bagian atas, Red). Pantuan Radar Jogja saat wilayah Sleman diguyur hujan, genangan nampak di sisi utara. Tepatnya di depan Apotik Kentungan serta pada belokan simpang dari arah utara yang berada di sisi timur.

Menruut Sidik, kondisi itu memang sudah ada sebelum underpass dibangun. Dia pun mengakui kalau adanya genangan memang memiliki dampak pada kontruksi di sekitar underpass. Yakni pada kerusakan aspal di lokasi tergenang air hujan.”Tentu akan kami carikan solusi,’’tegasnya.

Sebagai upaya menanggulangi permasalahan tersebut, Sidik berjanji akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan perbaikan kontur aspal agar tidak terjadi genangan. Selain itu, pihaknya juga tengah melalukan perbaikan drainase di sekitar wilayah tersebut.

Menrutnya,  genangan di simpang tersebut karena adanya sumbatan lumpur di saluran drainase. Saat ini, dia mengklaim pihaknya sudah menanganggulangi permasalahan tersebut. “Kemarin sudah kami angkat itu lumpurnya. Bahkan untuk sisi selatan akan kami buatkan drainase,” ucapnya.(inu/din)

Sleman