RADAR JOGJA – Memasuki musim hujan seperti saat ini, ancaman penyakit Leptospirosis semakin tinggi. Penyakit yang dibawa oleh hewan tikus itu ditengarai juga banyak terdapat di lingkungan pasar.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman Novita Krisnaeni mengatakan, awal tahun ini sudah ada satu korban meninggal dunia akibat penyakit ini. Korbannya seorang pedagang di salah satu pasar di Kecamatan Depok.”Jika selama ini leptospirosis mengancam petani di sawah. Dalam kasus ini korban meninggal pedagang,” ujarnya kemarin (24/1).
Dia menyampaikan, lingkungan pasar memang cukup berpotensi besar menjadi sarang penyakit ini. Itu, karena pasar memiliki tempat yang nyaman untuk hidup maupun berkembang biak bagi tikus. “Pasar juga sering terpapar kencing tikus, yang merupakan sumber penyakit ini,” jelasnya.
Selain pasar tempat lain seperti selokan, permukiman dan sawah juga berpotensi besar menjadi sarang penyakit leptospirosis. Untuk itu, dia meminta masyarakat agar lebih waspada.
Adapun upaya pencegahannya, masyarakat harus memerhatikan kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup sehat. Selain itu rajin mencunci tangan dan kaki setelah bepergian di musim hujan. Apabila membeli bahan makanan di pasar harus dicuci dengan sabun khusus makanan hingga bersih.”Karena penyakit ini mudah menyebar di genangan air,” katanya.
Tak lupa memakai pelindung kaki dan tangan ketika melakukan aktivitas. Sebab, penyakit leptospirosis sangat mudah masuk ke dalam tubuh melalui luka.
Tahun lalu, ada temuan 30 kasus leptospirosis dengan tiga korban meninggal. Salah satu korban, terkena penyakit itu dari tumpukan jerami yang terpapar kencing tikus. “Maka dari itu, penting bagi petani untuk mengenakan peralatan seperti sarung tangan dan sepatu bot saat bekerja,” pesannya.
Untuk meminimalisasi korban jiwa, masyarakat penting untuk mengenali gejala awal dari penyakit ini. Gejala awal leptospirosis biasanya ditandai demam, mual, dan muntah. Ada pula gejala khas nyeri pada bagian betis dan warna mata berubah menjadi kuning, serta sakit di bagian ginjal.
Apabila menemui gejala tersebut, harap segera dibawa ke puskesmas. Karena saat ini seluruh puskesmas di Sleman sudah dilengkapi layanan rapid test.”Dan dapat mendeteksi gejala awal leptospirosis,” ungkapnya.(inu/din/by)

Sleman