RADAR JOGJA – Dalam rangka menghadapi potensi bencana di musim penghujan ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sleman melakukan berbagai persiapan. Mulai dari penyiagaan relawan hingga memastikan kesiapan armada ambulans.
Ketua PMI Sleman Sunartono mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah menyiapkan 1.400 relawan yang tersebar di berbagai kecamatan dan universitas. Relawan ini dinyatakan siap siaga selama 24 jam untuk memberikan upaya bantuan maupun penanganan kepada masyarakat. “Relawan dari PMI juga memiliki kemampuan khusus dalam hal evakuasi dan sudah terverifikasi,” ujar Sunartono Selasa (14/7).
Adanya penyiagaan ini, kata Sunartono juga karena melihat tingginya potensi bencana di Kabupaten Sleman. Adapun yang menjadi perhatian adalah pada bencana puting beliung. Selain bisa melalukan langkah evakuasi korban. Sunartono menyatakan, para relawan ini juga bisa membantu dalam hal evakuasi pasca kejadian bencana, serta dapat bersinergi dengan relawan yang dinaungi instansi lain.
Guna mendukung upaya evakuasi ini, pihaknya kini sudah memiliki armada ambulans yang cukup memadai. PMI Sleman juga mendapatkan hibah satu unit ambulans berkelas premium dari Pemda Sleman. Ambulans ini memiliki fasilitas yang lengkap. Sehingga bisa melalukan upaya penanganan secara cepat di lokasi kejadian.
PMI Sleman memiliki enam buah armada ambulans. Lima di antara disiagakan di markas. Kemudian ada satu lagi yang disiagakan di Pakem.
Sunartono menambahkan, guna menghadapi potensi bencana hidrometrologi ini, PMI Sleman juga sudah menyiapkan stok darah. Setidaknya ada 10.000 kantong darah gratis melalui program Pelayanan Darah Sleman Gratis (Lada Manis).
Darah tersebut juga dipastikan telah melalui proses screening dengan sistem Chemiluminescence Immuno Assay (CLIA). Sehingga dipastikan aman dan bebas dari segala penyakit darah.
Selain itu, PMI Sleman juga sudah membenahi sistem informasi pemesanan darah. “Sehingga, darah dari PMI Sleman bisa dipesan secara online dan diantarkan kepada yang membutuhkan,” ungkap Sunartono.(inu/din)

Sleman