Pemkab Sleman telah menyusun tema dan prioritas pembangunan untuk tahun 2020 ini. Program itu dirangkum dari berbagai isu strategis yang ada di masyarakat, serta prioritas pembangunan pusat dan provinsi.

SEVTIA EKA NOVARITA, Jogja, Radar Jogja

Bupati Sleman Sri Purnomo (SP) menjelaskan, roda Pemkab Sleman merujuk pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang disusun secara sistematis dan terencana. Yang diselaraskan dengan rencana kerja pemerintah pusat dan provinsi.
Oleh karena itu, Pemkab Sleman di tahun 2020 merumuskan prioritas pembangunan dalam hal pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan. Kemudian pengembangan potensi lokal, lingkungan hidup, budaya, infrastruktur dan tata kelola pemerintahan.
Sementara itu, prioritas pembangunan dikerucutkan menjadi tiga tema pembangunan. “Kemiskinan, daya saing ekonomi lokal dan ketimpangan,” jelas SP kepada Radar Jogja kemarin (2/2).
Dalam upaya mensukseskan tema dan prioritas pembangunan 2020, pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk sektor pendidikan dan penanggulangan kemiskinan. Dialokasikan anggaran sebesar Rp 744,12 miliar. Di antaranya untuk biaya bantuan operasional sekolah, beasiswa pendidikan dasar dan retrifal, bantuan operasional PAUD, bantuan rumah tidak layak huni, jaring pengaman sosial, serta bantuan pembangunan perumahan masyarakat kurang mampu.
Selain itu, untuk sektor kesehatan dialokasikan dana Rp 352,86 miliar, di antaranya untuk premi asuransi kesehatan, pelayanan kesehatan penduduk miskin dan rentan miskin. Serta untuk pelayanan imunisasi bagi bayi, balita, dan ibu hamil.
Sedangkan utnuk infrastruktur daerah, pemkab mengalokasikan dana Rp 327,29 miliar. “Untuk pembangunan sarana prasarana ekonomi seperti pasar, layanan air bersih bagi masyarakat, pembangunan dan pemeliharaan drainase, jalan, jembatan dan gorong-gorong. Serta konservasi sumber daya air dan pengendalian ruang terbuka hijau,” tambah SP.
Upaya pengurangan pengangguran, tambah SP, juga diberikan alokasi anggaran Rp 9,58 miliar, di antaranya untuk diklat keterampilan bagi pencari kerja, pelatihan keterampilan bagi pemuda, serta pelatihan di bidang pertanian dan industri. Sehingga total anggaran yang dialokasikan untuk pelayanan publik kurang lebih Rp 1,43 triliun.
SP menambahkan, ada pun pembiayaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan pada tahun 2020 berupa APBD Kabupaten Sleman sebesar Rp 2,99 triliun. Dengan target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 944,48 miliar.
Dalam proses pembangunan daerah di tahun 2020 ini, Pemkab Sleman mengharapkan prioritas pembangunan daerah dan arah kebijakan yang telah dirumuskan dapat dijalankan sesuai target. Juga berharap seluruh jajaran pemkab dapat memberikan upaya terbaik dalam mewujudkan target prioritas pembangunan di 2020.
Bantuan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan miskin, hendaknya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyakarat. Pemkab Sleman juga berharap masyakat ikut memonitor pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sleman. “Semoga dengan upaya bersama ini Sleman dapat semakin dekat dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” jelasnya. (eno/laz)

Breaking News