SLEMAN – Misi bangkit diusung PSS Sleman kala menjamu PSM Makassar dalam lanjutan Shopee Liga 1 pekan ke-16, di Maguwoharjo International Stadium (MIS)  petang ini. Anak asuh Seto Nurdiyantara dituntut tampil habis-habisan apabila ingin kembali pada trek yang tepat.

Sebab, di laga sebelumnya Super Elang Jawa -julukan PSS Sleman- usai ditumbangkan Tira Persikabo dengan skor 1-3 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (19/8).  Selain itu, di tiga laga kandang terakhir, anak-anak Sleman tak satupun meraih kenangan. Satu kalah dan dua imbang.

(HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA)

Nah, hasil tersebut seolah memutus status angker yang selama ini disematkan pada Stadion Maguwoharjo.  Untuk memutus tren negatif itu, PSS Sleman wajib meraih poin penuh. Terlebih Super Elja bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Kemenangan akan membuat kepercayaan diri Bagus Nirwanto dkk kembali tumbuh.

Namun, target yang diusung Laskar Sembada tentu tak mudah. Sebab, lawan yang akan dihadapi adalah PSM Makassar. Tim yang memiliki segudang pemain top di jajaran tim Liga 1. “PSM adalah tim yang memiliki kualitas dengan kedalaman skuad cukup bagus,” puji Seto.

Selain itu, Juku Eja -julukan PSM Makassar- sedang berada dalam kepercayaan diri yang tinggi. Sebab, di laga sebelumnya anak asuh Darije Kalezic itu sukses membekuk Persib Bandung dengan skor 3-1 di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (18/8).

Kendati demikian, PSS tak gentar. Seto menegaskan PSS siap bangkit dan berusaha maksimal untuk meraih poin penuh. Dia meminta para pemain tetap punya motivasi lebih baik. Secara individu maupun tim untuk memenangkan pertandingan.

Di sisi lain, PSS terancam tampil pincang lantaran beberapa pemain mengalami cedera dan terkena akumulasi kartu. Yakni, Derry Rachman terkena akumulasi kartu, Ikhwan Ciptady, Yevhen Bokhashvili, dan Dave Mustaine sedang dibekap cedera, serta sang kapten Bagus Nirwanto yang kondisinya belum 100 persen fit.

Meski begitu, Seto berharap pemain yang diturunkan pada laga hari ini bisa tampil oke. “Kalau ingin mencapai hasil bagus diputaran pertama mau tidak mau kita harus menang,” ujarnya.

Menjelang laga krusial itu, PSS mendapat angin segar. Trio asing mereka bisa kembali ke skuad setelah menjalani skorsing. Yakni, Alfonso De La Cruz, Guilherme Batata, dan Brian Ferreira dipastikan tampil setelah absen di laga sebelumnya.

Pelatih PSM Makasaar Darije Kalezic mengakui lawatannya ini sekaligus menjadi momentum PSM untuk memutus tren negatif pada setiap pertandingan away yang dilakoni “Ini kesempatan kami untuk merubah situasi dan semoga mendapat poin penuh,” ujarnya. (cr18/din/zl)

Sleman