SLEMAN – Seorang marketing sebuah hotel di Jalan Magelang Ari Wastu,22 ditangkap polisi setelah menggelapkan uang perusahaan dimana dirinya bekerja. Warga Sapen, Demangan, Gondokusuman, Kota Jogja itu ditangkap jajaran Polsek Mlati, Sleman. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan penggelapan uang gedung pertemuan hotel sebesar Rp 68 juta. Proses penggelapan terungkap setelah manajemen hotel menemukan kejanggalan saat audit keuangan.

“Ada tiga kali persewaan gedung dimana uang hasil sewanya tidak ada dalam laporan,” kata Kapolsek Mlati Kompol Supriyantoro kemarin (23/2).

Dijelaskan, pihanya menerima laporan sudah cukup lama. Namun, karena bukti-bukti yang mengarah pada pelaku belum didapatkan, kasus yang terjadi pada 2016 itu baru bisa diungkap bulan ini.

“Setelah sejumlah kesaksian dan bukti-bukti berhasil terkumpul, pelaku kami tangkap,” lanjutnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Mlati Iptu Dandung Pratidina menambahkan, dari proses penyelidikan, pelaku mengakui telah menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja. Penggelapan itu dilakukan lebih dari sekali.

“Karena jumlahnya yang banyak, pihak hotel tidak hanya memecatnya. Tapi memproses secara hukum,” katanya.

Sementara uang hasil penggelapansudah tidak bersisa. Uang itu dihabiskan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dari kediamannya, polisi mengamankan beberapa bukti kuitansi, invoice, dan surat perjanjian kesepakatan transaksi sewa gedung.

Atas perbuatannya, Ari Wastu yang belum genap setahun bekerja sebagai marketing itu diancam pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam pekerjaan atau jabatan.Dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. (bhn/yog/mg2)

Sleman