SLEMAN – Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudy Satria mengimbau masyarakat untuk semakin giat melakukan patroli menjada lingkungannya. Tujuannya untuk mengantisipasi angka kriminalitas yang terus meningkat. Kriminalitas ini baik yang sifatnya umum hingga kriminalitas yang melibatkan remaja.

Pemerintah menurutnya bertindak sebagai pembuat dan pengawas kebijakan. Dalam ranah ini masih ada celah yang tidak ternaungi. Di sinilah peran masyarakat turut andil, dengan menjadi pengawas bagi lingkungan masing-masing. “Masyarakat justru lebih jeli dengan kondisi lingkungannya. Jika ada yang tidak wajar bisa mengawasi. Selanjutnya melaporkan kepada yang berwajib untuk tindakannya,” ujarnya dalam upacara rutin tanggal 17 di Lapangan Pemkab Sleman kemarin (17/2).
Burkan menilai, peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat penting. Sebagai orang yang terkoneksi dengan pemerintah, tentu mengetahui regulasi yang ada. Selanjutnya menjadi tangan panjang pemerintah di lingkungan masyarakat.
Burkan menilai sosok ASN haruslah memahami sistem dan program pemerintah. Kebijakan ini dikemas secara top down. Artinya pemegang kebijakan secara aktif melakukan sosialisasi ke masyarakat.”Tidak harus pimpinan langsung yang turun. ASN tentu memahami program pemerintah.Sehingga bisa mengimplementasikan ke masyarakat,” ujarnya.
Penanganan kriminalitas, lanjutnya, tidak hanya sekadar wacana. Kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) perlu diperkuat. Baik itu dari segi pelaksanaan hingga konsep keamanan yang diterapkan.
Siskamling tidak hanya identik dengan ronda malam tapi pengamanan secara utuh. Artinya saat kondisi pagi hingga sore juga wajib waspada. Ini karena ancama bahaya bisa terjadi kapan saja. “Kenali tetangga kanan kiri, kalau ada yang asing bisa dimonitor. Ajak komunikasi agar mengetahui latar belakangnya. Sigap jika ada bahaya dan segera melapor,” katanya.
Satu hal lagi yang menjadi sorotan adalah informasi palsu atau hoax. Di era teknologi, informasi diakui oleh Burkan sangat cepat. Sayangnya validitas informasi tidak akurat bahkan palsu. Inilah yang dapat memicu kegaduhan dalam masyarakat.
Untuk itu, dia meminta masyarakat bijak mengolah informasi. Menurutnya tidak semua sumber informasi dari media sosial tepat. Cara ampuh antisipasi dengan kroscek dan mencari sumber yang valid. “Ini untuk semua kalangan masyarakat hingga pemerintah juga. Sangat rentan kalau kita tidak bijak. Akan mudah terhasut dan berimbas pada kondusifitas,” tegasnya. (dwi/din/mg1)

Sleman