SLEMAN – Lawan berat harus dihadapi Bima Perkasa Jogja di Seri UII Indonesian Basketball League (IBL) di Semarang sore ini. Tak tanggung-tanggung, tim yang akan dihadapi adalah CLS, juara bertahan IBL musim lalu. Karena itu Bima Perkasa Jogja harus mengambil target realistis pada pertandingan tersebut.

Pelatih Bima Perkasa Liem Jiang Rien menyadari bahwa mengalahkan tim yang sebagian besar berisi pemain tim nasional itu adalah hal yang sangat sulit. Karena itu dia berencana memberikan kesempatan pada pemain lapis keduanya atau melakukan rotasi. Hal tersebut untuk memberikan jam terbang pada pemain yang masih minim menit bermain.

“Hampir bisa dibilang mission impossible ya. Mereka tidak banyak melakukan pergantian pemain. Sementara kami tim baru dan baru berlatih sebulan. Jelas sangat timpang,” ujarnya kemarin.

Beberapa pemain cadangan Laskar Pandawa, seperti Gigih, Oleh Halim, Leonardus Cahyo, Edo Rizki, dan Tertius Poli kemungkinan akan diberi waktu lebih banyak di laga sore nanti. Apalagi setelah pemain asing Bima Jemmie Petterson absen lantaran cedera hamstring. Perlu beberapa pekan untuk memastikan Peterson bisa kembali bisa dimainkan.

Manajer Andreas Kobo Chandra mengatakan dengan memberikan kesempatan pada pemain pelapis, diharapkan mereka akan mendapat pengalaman berharga dari pemain-pemain timnas seperti Mario Wuysang, Febri Utomo, dan Sandi Febiansyakh.

“Saat melawan NSH di kuarter empat, para pemain muda ini turun menggantikan Petterson dan Yanuar Dwi Priasmoro yang foul out. Mereka bikin banyak poin dan tampil mengejutkan. Jadi memang lebih baik memberikan mereka banyak jam terbang lawan CLS besok,” bebernya.

CLS saat ini memimpin klasemen sementara Grup Merah, sementara Bima Perkasa berada di tempat keempat. Perbedaan kualitas di atas kertas ini dan rencana taktikal yang diusung pelatih bukan berarti mereka melepas laga tersebut. Mereka akan mencoba belajar dariPacific Caesar Surabaya yang sukses membekuk CLS di seri pertama kemarin. “Bukan berarti tidak mungkin mengalahkan mereka,” ungkap Kobo. (riz/din/mg1)

Jogja Sport