Upaya preventif aparat kepolisian mencegah klithih terus mendapat tantangan.

Dua pelajar SMP, MI,14 dan JLH,15 diamankan Polres Sleman setelah kedapatan mengendarai sepeda motor tanpa surat dan membawa benda berbahaya.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula ketika kedua pelajar SMP negeri di Sleman itu melintas di Jalan Magelang KM 14 pada Selasa (7/2) siang dengan menggunakan motor jenis KLX.
Saat berada di depan SMP Kanisius, Triharjo keduanya dihentikan oleh aparat kepolisian. Ketika diberhentikan kedua anak di bawah umur yang masih mengenakan seragam itu malah menyerang polisi dengan menggunakan gir.
Peristiwa itu sempat membuat heboh warga yang sekitar dan pengguna jalan. Bahkan, sebagian warga sempat meluapkan emosi kepada kedua pelajar itu. Namun, polisi dan satpam sekolah yang berada di lokasi berhasil mengamankan kedua siswa itu. “Mereka langsung kami bawa ke Polres Sleman,” kata Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar kemarin (8/2).
Dia menjelaskan gir dimodifikasi dengan diikatkan pada sabuk bela diri berwarna kuning. Kuat dugaan, keduanya berniat melakukan kekerasan di tempat lain.
Meski masih tergolong anak di bawah umur, Polres Sleman melakukan penahanan terhadap keduanya. Hal tersebut atas pertimbangan alat yang dibawa dan perilaku yang dilakukan melanggar hukum.
“Proses hukumnya masih berjalan, karena masih anak-anak tetap berlandaskan pada perlindungan anak,” jelasnya.
Di Bantul, Polsek Banguntapan gencar merazia pelajar yang mengendarai sepeda motor ke sekolah. Hal itu sebagai langkah preventif mencegah aksi klithih dan tawuran.

“Pelajar SMP yang kami sasar,” jelas Kapolsek Kompol Suharno usai razia di depan Balai Desa Tamanan kemarin.
Tak kurang 38 sepeda motor terjaring dalam razia ini. Delapan sepeda motor diamankan lantaran tidak dilengkapi dokumen kelengkapan kendaraan. “Pelanggar akan disidang di Pengadilan Negeri Bantul 17 Februari nanti,” ucapnya.
Suharno menegaskan, razia ini juga bagian dari pembinaan yang selama ini digencarkan di berbagai sekolah. Tidak seharusnya pelajar SMP dibekali sepeda motor. Selain belum dewasa, kemampuan pelajar mengendarai sepeda motor juga masih diragukan. “Ini juga untuk keselamatan mereka sendiri,” tegasnya.
Sejauh ini, Polsek Banguntapan telah mengeluarkan 58 surat tilang dengan barang bukti 27 unit sepeda motor dan 31 surat tanda nomor kendaraan. (bhn/zam/yog/mg1)

Sleman