SLEMAN- Keluarga tak harmonis kerap dituding sebagai biang maraknya kasus remaja klithih di wilayah Sleman. Nah, guna menekan angka kriminalitas usia pelajar, Pemkab Sleman terus mendorong terwujudnya keluarga sakinah.

Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Sleman Sukirman menuturkan, keluarga tak harmonis sering menimpa pasangan muda yang menjalani pernikahan dini. Bukan tak mungkin, kasus itu akan berujung perceraian. Jika begitu, anak-anaklah yang bakal menjadi korban.

Dengan melibatkan Badan Penasihatan dan Pembinaan Pelestarian Perkawinan (BP4) tingkat kecamatan, Sukirman berharap kasus pernikahan dini bisa diantisipasi. Sebaliknya, tiap rumah tangga diarahkan menjadi keluarga sakinah. Sukirman meyakini, keluarga sakinah akan berujung pada terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera.

Dikatakan, sosialisasi keluarga sakinah tak hanya oleh tokoh masyarakat. Para takmir masjid pun bisa ikut berperan. “Saya berharap takmir masjid dapat berkoordinasi dengan puskesmas, polsek, dan pihak terkait dalam menyelesaikan masalah keluarga,” tuturnya di sela sosialisasi pembinaan keluarga sakinah dan penguatan kelembagaan takmir masjid di Balai Desa Pandowoharjo, Sleman kemarin (31/1).

Dalam kesempatan itu, Sukirman juga mengingatkan pentingnya peran takmir masjid dalam menyejahterakan masyarakat melalui pengumpulan dana infak dan zakat.

Dana yang terkumpul selanjutnya disetorkan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sleman. Untuk disalurkan kembali bagi masyarakat yang membutuhkan. “Upaya ini sebagai

wujud pelaksanakan undang-undang tentang zakat yang terbaru,” ungkapnya.

Camat SlemanIriansyah mengatakan, takmir masjid juga bisa berkontribusi berkontribusi dalam mengantisipasi permasalahan umat. “Termasuk permasalahan sosial di masyarakat,” tuturnya.

Sementara Ketua Baznas Sleman Kriswanto mengatakan, setiap bulan zakat terkumpul bisa mencapai Rp 250 juta. Bekas kepala dinas tenaga kerja dan sosial Sleman itu berharap lebih banyak lagi zakat yang bisa dikumpulkan. Melalui jaringan dan pengurus baru Baznas Sleman.Dengan semakin banyak zakat terkumpul, Kriswanto optimistis lebih besar pula jumlah warga miskin yang bakal lebih sejahtera.(dwi/yog/mg2)

Sleman