“Hal yang perlu diperhatikan adalah kebersamaan mengelola. Termasuk sinergitas menjaga kebersihan sungai,” ujar Purnomo.

Dia mendorong penataan bantaran sungai. Mengajak masyarakat tidak membuang sampah di sungai. Agar wisatawan nyaman di objek wisata ini.

“Tetap perlu penataan, dilakukan sambil jalan. Selain kebersihan dan kenyamanan jangan lupa faktor keamanan. Bisa dipaketkan juga dengan objek wisata Boko, Prambanan dan Tebing Breksi,” kata Purnomo.

Ketua Badan Promsi Pariwisata Sleman (BPPS) Guntur Eka Prasetya menjamin keamanan objek wisata ini. Setiap wisatawan dibekali helm keselamatan dan pelampung.

“Tim sudah mendapat pelatihan dari Federasi Arung Jeram (FAJI) Jogjakarta. Sementara untuk manajemen dari Disbudpar Sleman,” kata Guntur.

Jarak tempuh geo tubing dua kilometer. Durasi waktu berdasarkan debit air. Bisa mencapai 45 menit jika arus deras, dan hingga dua jam jika arus normal.

“Syarat usia minimal 13 tahun. Jika banjir arus sangat deras, kami tidak beroperasi. Tersedia 100 ban, helm dan pelampung,” kata Guntur. (dwi/iwa/ong)

Sleman