BAHANA/RADAR JOGJA
PRESTASI: Wabup Sri Muslimatun (kiri) melepas kontingen Popda Sleman, kemarin.
SLEMAN – Sleman tak memasang target muluk pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIJ yang digelar di UNY 11-14 April 2016. Pada Popda sebelumnya, Sleman menempati peringkat ketiga setelah Jogja dan Bantul.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIJ Arif Haryono menjelaskan pada Popda 2016 Sleman manargetkan posisi runner up. Sebab, persaingan dalam Popda cukup ketat.

“Harus ada peningkatan prestasi. Sebab tiga tahun beruturut-turut kita di posisi ketiga. Tahun ini minimal naik di posisi kedua,” jelas Arif di sela pelepasan kontingen Popda Sleman di Rumah Dinas Bupati (7/4).

Pada Popda 2015, Sleman di posisi ketiga dengan 36 emas, 62 perak dan 51 perunggu. Sementara Bantul mengumpilkan 68 emas, 41 perak dan 40 perunggu. Jogja meraih 54 emas, 46 perak dan 53 perunggu.

Tampaknya terjadi gap cukup besar dalam raihan medali emas. Maka, kontingen Popda Sleman tahun ini dipersiapkan dengan cukup matang.

“Kami menyiapkan 250 atlet beserta pendamping. Total kontingen Popda Sleman mencapai 325 orang,” jelas Arif.

Pelepasan kontingen Popda dilakukan Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun ditandai penyematan topi kepada tiga atlet. Hadir antara lain Pj Sekda Sleman Iswoyo Hadiwarno, Kepala Dikpora Sleman Arif Haryono, Ketua KONI Sleman Pramono.

Muslimatun mengatakan Popda merupakan momentum menorehkan prestasi olahraga. Sekaligus menjadi sarana pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet potensial.

Pada Popda 2016 akan mempertandingkan 19 cabang olahraga serta tiga cabang olahraga ekshibisi. Yaitu panjat tebing, kempo dan balap sepeda. (bhn/iwa/ong)

Jogja Sport