BAHANA/RADAR JOGJA
TARIK PENGUNJUNG: Kepala Dinas Pasar Sleman Tri Endah Yitnani. Foto kanan, salah satu pengunjung di Pasar Cebongan sedang mengisi kupon.
Sebar Kupon, Pajang Sepeda Motor di Depan Pintu Masuk
Keberadaan toko modern banyak membuat pelanggan toko tradisional berpaling. Begitu pula pembeli di sejumlah pasar di wilayah Sleman. Tak ingin kalah bersaing, beragam cara ditempuh oleh Dinas Pasar Sleman untuk meningkatkan kunjungan. Nah, bagaimana caranya menarik kembali para pelanggan di pasar tradisional?
BAHANA, Sleman
SEORANG petugas di Pasar Cebongan, Mlati, Sleman membawa ribuan lembaran kupon. Dia terlihat sibuk mendatangi pengunjung pasar sembari membagi-bagikan kupon di tangannya. Satu pengunjung diberinya satu kupon.

Tindakan yang dia lakukan itu bukannya tanpa alasan. Ya, petugas pasar tersebut tengah menyosialisasikan program berhadiah di pasar tradisional. Agar lebih meyakinkan lagi, di depan pintu masuk menuju pasar terpajang sebuah motor dan kulkas baru. Barang-barang tersebut merupakan hadiah yang akan dibagikan kepada para pembeli di pasar tradisional.

Untuk mendapatkan hadiah tersebut tidaklah mudah, pembeli harus menguji hoki mereka. Ya, mereka harus memasukkan kupon yang dibagikan oleh petugas pasar ke dalam kotak yang sudah disediakan. Nantinya kupon-kupon itu diundi pada 29 Mei mendatang.

Ya, bagi-bagi hadiah di pasar tradisional ini merupakan program dari Dinas Pasar Sleman. Sebanyak tujuh pasar potensial dijadikan titik awal bagi para pembeli untuk mendapatkan kupon tersebut. Tujuh pasar tersebut yakni, Pasar Cebongan, Pasar Godean, Pasar Gamping, Pasar Prambanan, Pasar Tempel, Pasar Sleman, dan Pasar Pakem.

Kepala Dinas Pasar Sleman Tri Endah Yitnani menjelaskan, langkah ini ditempuh sebagai upaya menarik kembali para pelanggan pasar tradisional yang banyak beralih ke toko modern. “Minimal dengan adanya program ini pelanggan pasar tradisional bisa bertahan,” jelas Endah kepada wartawan saat ditemui di Pasar Cebongan, Selasa (5/4).

Endah menjelaskan, ada sebanyak 100 hadiah yang diberikan kepada para pembeli yang beruntung. Hadiah utama yang diberikan yakni sebuah sepeda motor. Sebanyak 100 ribu kupon dibagikan hingga 16 Mei mendatang. “Setiap harinya, tujuh pasar tradisional yang menyelenggarakan diberi 300 kupon,” jelasnya.

Diakui oleh Endah, pelanggan pasar tradisional lebih tertarik berbelanja di toko modern maupun supermarket. Itu dikarenakan tempat-tempat tersebut lebih representatif dan nyaman dibanding pasar tradisional.

Nah, supaya pasar tradisional memiliki kenyamanan dan daya tarik, Dinas Pasar Sleman terus melakukan pembenahan. Baik pembenahan di sisi infrastruktur maupun pelayanan. “Salah satunya memperbaiki kapasitas pedagang. Minimal bisa memberikan senyuman kepada pembeli,” jelasnya.

Salah seorang pelanggan Pasar Cebongan Dwi Puspita menyambut baik upaya dinas pasar memberikan program berhadiah bagi para pembeli. Sebab, selama ini pasar tradisional terkesan kuno.

“Saya sudah puluhan tahun belanja di pasar belum pernah ada undian apa-apa. Kalau ada program ini kan masyarakat bisa antusias datang ke pasar,” tandasnya. (ila/ong)

Boks