SEWON – Beragam potensi kekayaan berhasil menghantarkan Desa Panggungharjo, Sewon masuk dalam sepuluh besar desa terbaik se-Indonesia. Ini merupakan prestasi membanggakan bagi desa yang memiliki 461 RT ini. Dalam mencapai fase ini Panggungharjo harus bersaing dengan 70 ribu desa se-Indonesia. “Kami sangat terkesan dengan cara penyambutan warga sini,” kata Ketua Tim Evaluasi Lomba Desa Tingkat Nasional Valentino Sudaryanto saat berkunjung di Balai Desa Panggungharjo kemarin (18/7).Ya, sejumlah warga menunjukkan beragam potensi kekayaan Desa Panggungharjo sat menyambut kunjungan tim evaluasi lomba desa. Mereka diantar menuju balai desa dengan menggunakan kendaraan tradisional, andong dan sepeda onthel. Tak hanya itu. Warga yang menyambut juga menggunakan pakaian khas adat Jawa.
Tak ketinggalan, warga juga menampilkan beragam produk asli Desa Panggungharjo. Antara lain batik enceng gondok, mainan anak tradisional dan konveksi dari kain bekas.Valentino berpesan agar pemkab terus mendukung perkembangan desa Panggungharjo. Diantaranya dengan melakukan pembinaan. Agar kualitas Desa Panggungharjo tetap terjaga, atau bahkan lebih baik lagi. “Animo pemerintah daerah belakangan ini semakin meningkat untuk mendaftarkan desa mereka dalam lomba,” ujarnya.Menurutnya dalam tahapan verifikasi lapangan, panitia akan mengambil enam desa terbaik. Verifikasi lapangan ini merupakan salah satu tahapan seleksi. “Ada tahapan administrasi, verifikasi lapangan, pemaparan, kemudian penetapan juara,” urainya.
Penilaian dalam verifikasi lapangan sendiri meliputi pemberdayaan dan partisipasi masyarakat dalam setiap program. Juga pemahaman perangkat dalam sistem informasi penyelenggaraan desa, serta keunikan desa. “Kami berharap desa Panggungharjo menjadi teladan bagi desa-desa lain,” harapnya.Camat Sewon Wintarto mengatakan masyarakat Sewon, khususnya Desa Panggungharjo masih menjunjung tinggi nilai-nilai kemasyarakat. Seperti kerukunan dan gotong royong. “Pemberdayaan juga cukup baik,” terangnya. (zam/ila)

Sleman