SLEMAN – Penyaluran zakat Dompet Dhuafa semakin mudah dengan tersebarnya puluhan gerai di Jogjakarta. Saat ini setidaknya terdapat 19 gerai yang tersebar ke sejumlah wilayah di DIJ. Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa DIJ Ajeng R Indraswari mengatakan, 19 gerai yang tersebar ini tidak hanya di Jogjakarta. Tapi juga ada di Solo, Kartasura, Klaten dan Ambarawa. Khusus untuk di Jogjakarta, gerai ini terletak di berbagi pusat perbelanjaan di Jogjakarta. Seperti Carrefour Plaza Ambarrukmo maupun Maguwoharjo, Lottemart dan beberapa rumah makan di Jogjakarta.
Gerai ini, lanjutnya, untuk mempermudah penyaluran zakat. “Selain itu kami juga membuka layanan jemput donasi. Layanan ini bisa dilakukan dengan menghubungi pelayanan Dompet Dhuafa,” kata Ajeng kemarin (10/7). Pelayanan zakat di setiap gerai ini dibuka mulai dari jam 09.00 hingga 20.00. Dalam penyalurannya, Dompet Dhuafa melakukannya dalam berbagai program. Seperti paket pendidikan, paket kebersihan masjid, paket takjil, paket ifhtar, berbagi hijab, paket kacamata dan berbagi paket lebaran nelayan.
Beberapa paket ini terbagi dalam runtutan penyaluran. Hari ini (11/7) akan ada paket pendidikan. Paket ini diberikan kepada para pelajar dari keluarga kurang mampu. Selain seragam, para pelajar ini mendapatkan ragam alat tulis dan buku bacaan. “Sabtu (12/7) mengajak anak yatim piatu untuk berbelanja di Carrefour Maguwoharjo. Sedangkan hari Minggu (13/7) mengajak berbelanja kebutuhan sehari-hari di tempat yang sama,” katanya
Ajeng menjelaskan hukum dari zakat bagi umat muslim adalah wajib. Zakat sendiri merupakan salah satu rukun Islam dan menjadi salah satu unsur pokok tegaknya syariat Islam. Zakat selain mendatangkan pahala juga dapat membantu umat yang saling membutuhkan. Hikmah ini diantaranya adalah menolong, membina dan membangun kaum duafa untuk memenuhi kebutuhan pokok. Kedua adalah menyucikan diri dari dosa dan memurnikan jiwa dari sifat buruk manusia. Juga sebagai perwujudan solidaritas sosial dan menguatkan persaudaraan sesama.
Dalam penyaluran zakat terbagi menjadi zakat fitrah dan zakat mal. Zakat fitrah merupakan zakat yang dikeluarkan setiap tahun sekali di bulan Ramadan. Sedangkan zakat mal merupakan zakat atas harta kekayaan yang telah mencapai takaran 85 gram emas dan mencapai satu tahun. “Untuk harta yang wajib dizakatkan bisa berupa binatang ternak, harta perniagaan, hasil pertanian, hasil tambang, emas perak maupun rezeki tak terduga,” kata Ajeng. (dwi/ila)

Sleman