SLEMAN– Erupsi Merapi 2010 tidak membuat prestasi prestasi para pelajar yang tinggal di lereng gunung paling aktif di Indonesia itu mengalami kemunduran. Buktinya, 14 siswa korban erupsi asal Cangkringan yang menempuh pendidikan di Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri (SUPMN) Tegal lulus dengan hasil memuaskan. Bahkan, di antaranya berhasil meraih rangking I dan II, yakni Uswatun Khasanah dan Winarni.
Uswatun selanjutnya memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta. Sementara Winarni yang memperoleh tawaran serupa pilih bekerja di perusahaan di Jakarta.Tidak hanya itu, dua siswa lain lolos seleksi untuk magang di Jepang untuk selanjutnya bekerja di sana.Sementara sebelas lainnya langsung memperoleh pekerjaan di Perusahaan perikanan di Jakarta dan Bogor.
Ke-14 siswa yang lulus adalah sisa dari total 25 pelajar yang dikirim ke Tegal. Menurut Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Widi Sutikno, sebelas siswa yang tak menyelesaikan pendidikan sebagian mengundurkan diri dengan berbagai alasan. “Ada yang tidak kerasan atau bekerja di tempat lain,” jelasnya saat audiensi dengan Bupati Sleman Sri Purnomo kemarin (16/6).
Sri Purnomo mengaku bangga dengan para siswa lulusan SUMPN ini. Para siswa dinilai telah membawa nama baik Sleman di luar daerah. Apalagi ada siswa yang memperoleh prestasi unggul. “Ini menunjukkan keberanian dan kemampuan para siswa sehingga berhasil. Mengingat tak semua siswa yang dikirim berhasil,” ujarnya.
Menurut Sri, prestasi yang diukir para siswa korban erupsi tersebut menunjukkan adanya semangat bangkit dari musibah. “Bagi yang langsung kerja berarti mereka akan mendapat ujian lagi untuk berusaha agar berhasil di dunia kerja,” pesan Sri.Kehadiran para siswa yang didampingi orang tua masing-masing menghadap bupati untuk sekadar menyampaikan terima kasih atas fasilitas yang diberikan oleh Pemkab Sleman.
Sekadar diketahui, ke-25 siswa yang dikirim ke SUPMN Tegal pada tahun ajaran 2011/2012 memperoleh bantuan pendidikan dari pemkab. Bantuan tersebut khusus bagi pelajar korban bencana alam.Kepala SUPMN Tegal Anasri berharap bupati hadir pada acara wisuda siswa di SUPMN Tegal. Sekaligus menerima penyerahan siswa-siswi korban erupsi merapi tersebut oleh kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan.(yog/din)

Sleman