KASIHAN – Kemarin (3/4) hampir seharian calon DPD RI Ismarindayani memanfaatkan masa kampanye dengan blusukan di sejumlah tempat. Antara lain, pusat kerajinan batik kayu Pajangan, pasar Bantul, dan sentra kerajinan gerabah Kasongan.
Dari hasil blusukannya itu, isteri Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo ini mengaku antusias dan bangga dengan semangat para perempuan. “Mayoritas para pedagang di pasar Bantul ibu-ibu. Saya menemukan sosok ibu-ibu yang sangat hebat dan luar biasa,” ujar Ririn, sapaan akrabnya.
Ririn bercerita, dia sempat berbagi cerita dan pengalaman dengan beberapa pedagang di pasar Bantul. Salah satu dari mereka bahkan ada yang mampu menyekolahkan ketiga anaknya hingga strata dua.
“Tadi saya juga ada seorang perempuan ikut berjaga di kios. Saya kira masih S1, tetapi ternyata sudah S2 di UGM,” tuturnya bangga.
Ririn mengaku mempunyai pengalaman serupa dengan beberapa pedagang di Pasar Bantul. Sebab, saat masih remaja dia pernah ikut membantu ibunya dengan menjaga kios di pinggir jalan. “Perempuan-perempuan hebat akan melahirkan generasi muda yang benar-benar dapat menjadi andalan,” ungkapnya.
Pemandangan serupa juga Ririn temui saat melakukan blusukan di sentra kerajinan gerabah. Di situ, dia mendapati banyak perajin dari kalangan perempuan. Meski telah berusia senja, namun mereka tetap semangat berkarya dan bekerja. “Ini sebagai inspirasi bagi mereka yang masih bermalas-malasan. Usia mereka ada yang sudah 90 tahun lebih,” ucapnya.
Salah satu perajin yang ditemui Ririn adalah Upik. Perempuan berusia 55 tahun ini menuturkan, telah menekuni kerajinan tangan sejak sepuluh tahun lalu. Dalam sehari dia mampu membuat anglo sebanyak sepuluh unit. “Saya jual dengan harga Rp 5.000 perunitnya,” jelasnya.
Ibu tiga anak ini mengatakan, tak sedikit kalangan perempuan di wilayah Kasongan yang berprofesi sebagai perajin. Itu dilakukan untuk membantu perekonomian keluarga.(zam/din)

For Her