RADAR JOGJA - Mahalini, seorang penyanyi yang terkenal di Indonesia, akan menikah dengan Rizky Febian, yang berprofesi seorang penyanyi juga.
Sebelum acara pernikahan, Mahalini akan melakukan upacara adat Bali yang bernama Mepamit.
Mepamit adalah tradisi yang dilakukan oleh calon mempelai wanita Hindu Bali sebelum menikah, dengan tujuan berpamitan kepada leluhur atau ikut agama suami.
Mepamit dilakukan di rumah keluarga wanita calon mempelai, di mana mereka membawa beberapa banten yang terdiri dari Alem Ketipat bantal, Sumping Cerorot, Apem, Kuskus Wajik, Kekupa, dan berbagai buah serta lauk pauk khas Bali.
Dalam prosesi ini, kedua calon pengantin bersembahyang di merajan atau sanggah keluarga pria, dipimpin oleh pemangku sanggah atau sulinggih ataupun ida pedanda.
Proses ini menandai sahnya pernikahan pasangan pengantin di hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, adat, dan masyarakat.
Makna dari Mepamit adalah menyampaikan kepada leluhur ada pendatang baru di dalam keluarga tersebut.
Proses ini juga menandai berpamitan dari pengantin wanita kepada para leluhurnya karena sudah menikah dan mengikuti keluarga pria.
Dengan demikian, Mepamit memiliki makna yang sangat penting dalam budaya Bali, sebagai simbol perpisahan dan penghormatan kepada leluhur.
Dalam beberapa hari terakhir, Mahalini telah melakukan beberapa upacara adat Bali lainnya, termasuk Dharma Suaka, sebelum akhirnya menikah.
Dharma Suaka adalah upacara di mana calon mempelai pria meminta izin meminang pada keluarga calon mempelai wanita untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius.
Setelah Dharma Suaka, Mahalini melakukan Mepamit, yang menandai berpamitan dan penghormatan kepada leluhur.
Mepamit dan Dharma Suaka adalah bagian integral dari budaya Bali dan memiliki makna yang sangat penting dalam pernikahan adat Hindu.
Dengan demikian, Mahalini dan Rizky Febian akan menikah dengan cara yang sesuai dengan budaya Bali, memperlihatkan penghormatan dan penghargaan terhadap tradisi dan adat istiadat setempat.