Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Abdi Dalem Lebih Dekat, Antara Pengabdian dan Modernitas

M
Penulis: Magang Radar Jogja❯
Abdi Dalem Keraton. (Pinterest/longitude80)
Abdi Dalem Keraton. (Pinterest/longitude80)

Advertisement

 

RADAR JOGJA - Di balik terpeliharanya budaya dan tradisi Keraton Yogyakarta, terdapat peran penting Abdi Dalem yang menjalankan tugasnya dengan ketulusan. 

Abdi Dalem adalah seseorang yang mengabdikan hidupnya untuk melestarikan tradisi, budaya, serta bertanggung jawab terkait keraton, seperti mengatur prosesi upacara adat, merawat lingkungan, dan mengelola urusan administrasi. 

Advertisement

Bentuk pengabdian ini lebih dari sekadar profesi saja, melainkan sebagai wujud komitmen yang dibangun atas rasa hormat dan cinta yang kuat pada budaya Jawa. 

Salah satu fakta unik Abdi Dalem adalah prinsip hidup yang mereka pegang teguh, yakni “laku” yang berarti sabar, menerima dan ikhlas.

Advertisement

Menurut mereka, kedamaian batin dan melakukan kebaikan dianggap lebih berharga dibandingkan harta kekayaan.

Sehubungan dengan hal tersebut, meskipun honor yang diterima hanya sekitar puluhan ribu rupiah saja, mereka tetap melaksanakan tugasnya dengan sepenuh hati.

Para Abdi Dalem menganggap pengabdian tersebut sebagai bentuk ibadah dan kehormatan, bukan untuk mengejar nilai materi.

Namun, di balik penghargaan atas nilai budaya yang mereka lestarikan, muncul sejumlah pandangan masyarakat yang mempertanyakan, masih relevankah pengabdian seperti ini di zaman serba modern?

Banyak pihak yang menganggap bahwa bentuk pengabdian yang dilakukan Abdi Dalem adalah salah satu bentuk dari eksploitasi budaya, karena imbalan yang diterima tidak sesuai dengan tanggung jawab serta waktu yang dikorbankan.

Advertisement
Editor : Meitika Candra Lantiva
Sumber : kebudayaan.jogjakota.go.id, Instagram @kathajogja
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Efisiensi dan Tak Bermewah-mewah, Sri Sultan HB X Ungkap Alasan Garebeg Besar Disederhanakan

Efisiensi dan Tak Bermewah-mewah, Sri Sultan HB X Ungkap Alasan Garebeg Besar Disederhanakan

Mirip Era Pandemi, Garebeg Besar Karaton Jogja 2026 Digelar Tanpa Iring-Iringan Prajurit dan Gunungan Tak Keluar Benteng, Pembagian Pareden Garebeg Besar Hanya Dipusatkan untuk Abdi Dalem Keraton Garebeg Besar Karaton

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer