Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

SMA Mutual Kota Magelang Perkuat Kelas Internasional, Pembelajaran Dilakukan secara Bilingual

Naila Nihayah • Minggu, 1 Februari 2026 | 07:00 WIB
Kepala SMA Mutual Kota Magelang Icuk Salabiyati.
Kepala SMA Mutual Kota Magelang Icuk Salabiyati.

MAGELANG - SMA Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang terus memperluas pijakan sebagai sekolah menengah yang tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kesiapan global.

Tahun ajaran 2026/2027 ini, sekolah tersebut memasuki tahun kedua penyelenggaraan International Class Program (ICP), sebuah program unggulan yang mulai mengubah arah pengembangan SMA Mutual.

Kepala SMA Mutual Kota Magelang Icuk Salabiyati mengatakan, keberadaan kelas internasional menjadi titik penting dalam perjalanan sekolah.

Program tersebut mendorong evaluasi ulang visi sekolah agar selaras dengan kebutuhan masa depan peserta didik. Sebab visi yang diusung adalah mewujudkan peserta didik yang berkarakter Islami, unggul, dan berwawasan lingkungan.

Karena sudah ada kelas internasional, ke depan visi ini akan ditambahi unsur internasionalnya. "Tapi itu harus melalui kesepakatan bersama, bukan keputusan sepihak," ujar Icuk di kantornya, Jumat (30/1/2026).

Meski hendak memasuki tahun kedua, kiprah internasional siswa SMA Mutual sejatinya telah berlangsung sebelum ICP resmi diluncurkan.

Beberapa lulusan sekolah ini tercatat melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri, menandai kesiapan siswa bersaing di level global.

Guru dan siswa didorong menggunakan bahasa Inggris dalam proses belajar-mengajar, meskipun masih dilakukan secara bertahap.

"Ini proses. Tidak bisa tiba-tiba 100 persen bahasa Inggris. Yang penting anak-anak dan guru dibiasakan dulu, pelan-pelan," sambungnya.

Evaluasi dilakukan secara berkala, bahkan melibatkan siswa untuk menilai proses pembelajaran.

Jika ada guru yang masih kurang lancar menyampaikan materi dalam bahasa Inggris, sekolah melakukan peningkatan kapasitas. Sebaliknya, guru juga memetakan kemampuan dan minat siswa agar tidak tertinggal.

Dia menilai, ekstrakurikuler menjadi ruang pembentukan karakter. Para siswa belajar tanggung jawab, manajemen waktu, dan daya juang.

Sekolah menerapkan pengawasan berjenjang bagi siswa yang aktif di ekstrakurikuler agar tidak mengabaikan pembelajaran di kelas. Koordinasi dilakukan mulai dari wali kelas, guru BK, hingga orang tua.

Dalam hal prestasi, SMA Mutual aktif mengikutsertakan siswa dalam berbagai kompetisi, mulai dari olimpiade matematika nasional, lomba bahasa Inggris, hingga ajang akademik dan nonakademik lainnya.

Menurut Icuk, kompetisi menjadi sarana penting untuk mengukur jam terbang siswa.  "Kalau tidak dibiasakan berkompetisi, potensi anak tidak akan keluar," katanya.

Saat disinggung soal tantangan pendidikan era Gen Z, Icuk menjelaskan, SMA Mutual memilih pendekatan dialog dan pendampingan ketimbang hukuman.

Latar belakang siswa yang sebagian besar berasal dari wilayah kabupaten dengan jarak tempuh cukup jauh menjadi pertimbangan sekolah dalam membangun empati dan karakter.

Untuk jangka panjang, SMA Mutual menargetkan penguatan orientasi siswa sejak kelas 10.

Sekolah mendorong siswa mengenali minat, bakat, dan rencana masa depan lebih awal, baik untuk melanjutkan kuliah, bekerja, maupun berwirausaha.

Saat ini, sekitar 70 persen lulusan SMA Mutual melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Beberapa di antaranya berhasil menembus fakultas kedokteran dan universitas luar negeri, termasuk di Tiongkok.

Baca Juga: Masih Krisis Bek dan Harus Bertandang ke Markas Borneo FC, PSIM Jogja Andalkan Duet Bek Lokal

Dengan jumlah siswa sekitar 340 orang, SMA Mutual menegaskan komitmennya untuk terus berkembang sebagai sekolah yang mengintegrasikan nilai keislaman, keunggulan akademik, pembinaan karakter, serta kesiapan global.

"Kami menikmati prosesnya bersama anak-anak. Karena pendidikan bukan soal hasil instan, tapi perjalanan," paparnya. (aya/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Berdaya Saing Global #kelas internasional #International Class Program #Muhammadiyah #Bilingual #Lulusan Berkarakter Islami #icuk salabiyati #SMA Mutual Kota Magelang