Selasa, 21 Aug 2018
radarjogja
icon featured
Zetizen

First Team Junio JRBL 2017-2018 Jogja Series

Bisa Membanggakan Banyak Orang

Kamis, 09 Nov 2017 16:21 | editor : Jihad Rokhadi

PERTAMA: Perjuangan Nabilla Maharani(kiri)dan Antrasita Berka Heriyanto (kanan) pada Junio JRBL 2017-2018 Jogja Series tidak sia-sia, dia menyabet gelar first team.

PERTAMA: Perjuangan Nabilla Maharani(kiri)dan Antrasita Berka Heriyanto (kanan) pada Junio JRBL 2017-2018 Jogja Series tidak sia-sia, dia menyabet gelar first team. (ADIT WINASPUTRA/ZETIZEN)

JUNIO JRBL 2017-2018 Jogja Series selalu ditunggu pelajar SMP se-Indonesia. Apalagi kategori First Team yang menjadi goals bergengsi selain menjadi champion.

Siswi SMP Budi Mulia Dua Jogja (BMD) Nabilla Maharani menjadi peserta yang bangga dengan prestasinya. Dia menjadi First Team di tahun pertamanya ikut Junio JRBL Jogja Series.

“Nggak nyangka bisa masuk nominasi sampai akhirnya kepilih. Alhamdulillah,” katanya.

Dia mengaku sebenarnya goals di Junio JRBL Jogja Series tahun ini selain bisa membawa timnya menjadi champion dan first team, dia juga menargetkan ingin menjadi MVP. “Tapi menjadi first team sudah sangat bersyukur,” katanya.

Pada 2017, tim basket putri SMP BMD keluar sebagai runner up setelah laga melawan SMP Stece yang keluar sebagai champion. “Nggak ada yang menyesal karena kami sudah melakukan yang terbaik,’’ katanya.

Dia menganggap berarti rezeki bukan di situ. ‘’Bersyukur jadi runner up tetap bisa membanggakan banyak orang,” kata Bella, sapaan Nabilla Maharani.

Mewakili sekolah pada JRBL menjadi kebanggaan bagi Bella. Dia timnya melakukan persiapan dari nol dan bersyukur bisa membuahkan hasil maksimal.

“Salah satu pemain kami, Aimey, tahun ini nggak bisa ikut JRBL karena ikut Kejurnas. Jadi, kami harus berusaha keras, banyakin latihan dan harus tetap semangat,” kata fans pemain WNBA Candace Parker.

Dia mengatakan tahun ini tim putri BMD banyak mengikuti kompetisi basket. Hal itu dilakukan sebagai ajang latihan menjelang Junio JRBL Jogja Series.

Soal Aimey, ternyata Bella sering disama-samain sama Aimey. Bella mengaku ada enak dan enggaknya nih. “Enaknya aku jadi punya motivasi buat bisa punya skill seperti dia,” katanya.

Namun, bagian nggak enaknya dia merasa dirinya dan Aimey adalah dua orang berbeda. Memiliki jalan berbeda. “Lebih enak jadi diri sendiri,” katanya.

Dia mengatakan peran coach Aji memiliki andil besar pada tim basket putri SMP BMD. “Walaupun membantu semi final, terasa banget arahan coach Aji. Rasanya bangga dilatih asisten coach DBL All Star Indonesia,” kata Bella.

Dia berharap bisa membawa tim basket putri SMP BMD keluar sebagai champion tahun depan. “Pokoknya harus percaya dan latihan lebih keras lagi,” kata Bella.

(rj/ong/ong/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia