Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tetap Fit Menjalani Ramadan, Ini 7 Tips Ampuh Agar Tidak Cepat Haus saat Puasa

Bahana. • Senin, 16 Februari 2026 | 18:15 WIB
Tetap Segar dan Produktif Saat Puasa (Pinterest
Tetap Segar dan Produktif Saat Puasa (Pinterest

Menjalani puasa selama Ramadan memang merupakan ibadah yang menuntut kesabaran, termasuk sabar untuk menahan rasa haus hingga waktu berbuka.

Agar puasa tetap nyaman, penting memperhatikan asupan cairan dan jenis makanan yang dikonsumsi.

Perlu dicatat, selama puasa sebaiknya hindari makanan terlalu asin atau pedas saat sahur karena dapat membuat tubuh cepat kehilangan cairan. Batasi juga minuman berkafein seperti kopi atau teh yang bersifat diuretik.

Selain itu, jaga aktivitas fisik agar tetap ringan, tidur cukup, dan hindari terik matahari atau udara panas untuk mencegah dehidrasi.

Berikut beberapa tips praktis yang bisa diterapkan agar rasa haus tidak cepat datang selama puasa:

1. Perbanyak Minum Air Saat Sahur dan Berbuka
Air adalah kunci utama agar tubuh tidak cepat haus. Dianjurkan untuk minum 8–10 gelas air per hari, namun sebaiknya diminum secara bertahap, tidak sekaligus.
Pastikan minum 8-10 gelas air, dengan pola 2-4-2:

2 gelas saat berbuka

4 gelas di malam hari

2 gelas saat sahur

2. Pilih Makanan Kaya Cairan Agar Tubuh Tetap Segar

Mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan air sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi saat berpuasa. Kebutuhan cairan harian bisa diperoleh dari buah dan sayuran yang banyak mengandung air, seperti semangka, melon, jeruk, timun, tomat, dan selada..

3. Hindari Makanan Asin dan Berbumbu

Makanan yang terlalu asin atau pedas, seperti gorengan, mie instan, atau masakan berbumbu kuat, dapat membuat tubuh cepat merasa haus.

Untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama puasa, sebaiknya batasi konsumsi makanan dan minuman yang menjadi pemicu haus.

Dengan mengurangi asupan tersebut, tubuh lebih mampu mempertahankan keseimbangan cairan, sehingga rasa haus muncul lebih lambat dan puasa bisa dijalani dengan lebih nyaman.

4. Batasi Minuman Berkafein

Hindari mengonsumsi kopi, teh, atau minuman bersoda selama puasa, karena bersifat diuretik dan dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Dengan membatasi minuman berkafein, tubuh lebih mudah mempertahankan hidrasi sehingga rasa haus dapat diminimalkan.

5. Perhatikan asupan elektrolit

Memperhatikan kecukupan elektrolit penting untuk menjaga hidrasi tubuh saat puasa. Elektrolit membantu mengatur keseimbangan cairan dan mendukung fungsi tubuh. Pastikan asupan elektrolit tercukupi saat sahur maupun berbuka untuk mendukung puasa yang lebih nyaman dan tubuh tetap segar melalui konsumsi makanan atau minuman alami yang mengandung mineral.

6. Hindari Aktivitas Berat di Siang Hari

Selama puasa, sebaiknya hindari olahraga berat atau aktivitas fisik yang membuat tubuh berkeringat berlebihan. Jika ingin tetap berolahraga, lakukan setelah berbuka atau menjelang sahur, ketika tubuh sudah lebih terhidrasi dan energi lebih terjaga.

Dengan mengatur waktu dan intensitas aktivitas fisik, puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman tanpa risiko dehidrasi.

7. Batasi Minuman Manis

Minuman tinggi gula, seperti teh manis atau sirup, dapat menyebabkan tubuh cepat kehilangan cairan.

Sebagai pengganti, pilih air putih, infused water, atau jus alami tanpa tambahan gula agar tubuh tetap terhidrasi dan rasa haus lebih mudah dikendalikan selama puasa.

Menjaga asupan cairan, memilih makanan dan minuman yang tepat, serta mengatur aktivitas fisik dan istirahat merupakan bagian penting dari persiapan untuk menjalankan puasa.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana di atas, tubuh akan lebih mudah mempertahankan hidrasi selama berpuasa, sehingga rasa haus tidak cepat muncul.
Selamat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan penuh berkah.

Penulis : Lutfiyah Salsabil

Editor : Bahana.
#Ramadan 2026 #haus saat puasa #Puasa Ramadan