Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pengamat Pendidikan Sebut Pesantren Kilat Dapat Membentuk Kebiasaan Baik Para Siswa

Delima Purnamasari • Minggu, 9 Maret 2025 | 04:26 WIB

 

Ariefa Efianingrum, Koordinator Kajian Ilmu Pendidikan FIPP UNY.
Ariefa Efianingrum, Koordinator Kajian Ilmu Pendidikan FIPP UNY.

Pengamat kebijakan pendidikan menilai program pesantren kilat dapat membentuk kebiasaan baik para siswa. Koordinator Kajian Ilmu Pendidikan FIPP UNY Ariefa Efianingrum menjelaskan, pesantren kilat umumnya dilakukan dengan menginap dan mempraktikkan aktivitas sehari-hari. Terutama aktivitas keagamaan.

"Misal salat lima waktu penuh sehari. Kalau di sekolah hanya terbatas pada pengembangan pengetahuan," katanya saat ditemui di rumahnya, Jumat (7/3).

Di sisi lain, program pesantren kilat kerap dilakukan untuk siswa yang masih berusia dini. Sehingga kebiasaan lebih mudah untuk ditanamkan.

"Kalau sudah dewasa sebenarnya tetap bisa dilakukan karena semua mengalami proses bertumbuh. Tapi tentu strateginya agak berbeda," jelasnya.

Untuk nantinya bisa benar-benar menjadi pembiasaan, Ariefa menyebut kegiatan ini harus serta-merta dilakukan di rumah. Hal ini mengingat keluarga merupakan institusi pertama dan utama bagi anak.

Disinggung soal adanya sanksi saat melanggar aturan dalam menjalani pesantren kilat, Ariefa menilai harus dihindari hukuman fisik. Menurutnya, sanksi fisik justru tidak mendidik dan tidak bisa menjamin siswa tidak akan mengulangi kesalahannya lagi.

"Hukuman fisik hanya memberi rasa takut. Lebih baik diberikan tanggung jawab lain agar siswa sadar," katanya.

Apabila akan diselenggarakan kembali di masa kini, ia berpesan agar kegiatan pesantren kilat bisa mempertimbangkan perkembangan zaman. Hal ini lantaran di era digital ini siswa lebih ingin didengar aspirasinya.

"Jadi lebih partisipatif. Ditanya program yang ingin dilakukan, jadi mereka tidak terpaksa dan justru merasa senang," ungkapnya. (del/laz)

 

Editor : Heru Pratomo
#keagamaan #pesantren kilat #ramadan