RADAR JOGJA – Sedikitnya 54 peternak ayam petelur di Kabupaten Purworejo mendapatkan bantuan pangan ternak dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin (2/11). Bantuan ini diberikan sebagai imbas adanya covid-19.

Tercatat bantuan yang disalurkan mencapai 13,5 ton, dimana setiap peternak mendapatkan 250 kg. Bantuan sendiri diserahkan Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Purworejo Wasit Diono di halaman kantor setempat kemarin.

“Sebenarnya usulan yang kita ajukan itu lebih dari 100 peternak. Namun ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, sehingga penerimanya tidak sebanyak yang kita usulkan,” kata Kepala Bidang Peternakan DPPKP Purworejo, Siti Lestari.

Lestari menyebutkan jika penerima bantuan itu merupakan peternak mandiri dan tidak bernaung dibawah kemitraan. Apalagi beberapa waktu lalu, seiring adanya Covid-19 ini, harga telur ayam sempat mengalami penurunan.

“Memang untuk para peternak ayam ini lebih banyak yang mandiri dibandingkan yang ikut mitra,” tambahnya.

Menurutnya, para peternak memilih usaha ini karena yang dikembangkan bisa tidak terlalu besar. Mereka melakukan ini, dengan harapan resiko yang ada tidak terlalu besar.

Kepala DPPKP Purworejo Wasit Diono sendiri mememinta agar para peternak bisa memanfaatkan bantuan itu sebaik mungkin. Apalagi bantuan yang ada cukup banyak.

“Jangan sampai pakannya dijual. Karena ini banyak manfaatnya,” kata Wasit.

Dijelaskan jika selama ini para peternak ayam petelur memang mendapatkan perhatian dari pihaknya. Usaha ini bisa dikembangkan dan memiliki prospek yang baik.

“Seperti kita tahu, kebutuhan akan telur ayam ini relatif tinggi. Jadi sebenarnya untuk pemasarannya sangat bagus,” jelas Wasit. (udi/pra)

Purworejo