RADAR JOGJA – Puluhan pesepeda dari Salaman dan Magelang disambut oleh goweser berbagai komunitas di seputar Plaza Purworejo usai turun dari bus Trans Jateng, Sabtu (17/10). Selanjutnya mereka diajak bersepeda dengan rute dalam kota mengunjungi berbagai destinasi wisata yang ada.

Beberapa tempat yang dikunjungi di antaranya Museum Tosan Aji, bedud terbesar Masjid Darul Mutaqien, Klenteng Hok Bio, mural Baledono, Heroes Park dan berakhir di destinasi wisata baru Jurang Mulyo Desa Wonoroto, Purworejo. Rute yang ditawarkan relatif ringan karena tanjakan hanya ada satu saat menuju ke Heroes Park.

Panitia kegiatan, Anggit Wahyu Nugroho dari Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Purworejo mengatakan jika menghadirkan beberapa komunitas sepeda itu untuk menujukkan destinasi wisata yang ada di seputar kota. Rute ini cocok untuk para pesepeda dan bisa dinikmati tidak sampai siang hari.

“Adanya trans Jateng coba kita manfaatkan maksimal. Orang yang selama ini menggunakan rute itu untuk Borobudur-Kutoarjo bisa kita alihkan pemahamannya mengenai Purworejo,” kata Anggit.

Dijelaskan jika Purworejo melihat peluang besar dari beroperasinya trans Jateng tersebut. Setidaknya warga pengguna trans Jateng yang baru turun dari kereta api di Kutoarjo tidak akan langsung fokus ke Borobudur saja.

Kepala Bidang Destinasi dan Pengembangan Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo, Dyah Woro mengungkapkan jika kawasan Purworejo kota memiliki daya tarik tersendiri. Berbagai konsep wisata baik menggunakan sepeda atau jalan kaki bisa digunakan.

“Kita memiliki bangunan-bangunan cagar budaya yang cukup banyak. Dan ini memiliki nilai sejarah tinggi,” tutur Dyah Woro.

Pihaknya melihat jika warga memang perlu dikenalkan dengan berbagai wisata di seputar kota juga. Dukungan sarana transportasi yang sekarang ada yakni Trans Jateng akan makin membuka rasa penasaran warga luar kota akan Purworejo.

Asisten Bidang Ekonomi Setda Purworejo Budi Hardjono mengaku selain adanya Trans Jateng, dalam waktu dekat shutle Damri dari Bandara YIA juga akan melalui kawasan perkotaan Purworejo. Pihaknya yang juga tercatat sebagai Plt Kepala Dinas Perhubungan mengatakan moda-moda transportasi itu makin membuka ruang gerak Purworejo.

“Sebentar lagi, shutle Damri juga akan dilewatkan Gua Seplawan di Kaligesing,” kata Budi.

Kepala Desa Wonoroto Purworejo, Siti Maryam mengaku pihaknya mengembangkan destinasi wisata baru yang dikemas untuk para penggila sepeda. Dinamakan Jurang Mulyo, tempat wisata ini memiliki track sepeda yang ringan.

“Di luar track itu kita juga sediakan tempat yang nyaman dikunjungi dan ada tempat ngopinya. Di areal taman, kami buka hingga pukul 22.00,” kata Siti Maryam. (udi/pra)

Purworejo