RADAR JOGJA – Lampu emergency menjadi tempat penyimpanan 17 paket sabu-sabu. Pelakuknya yakni Muhammad Naro Wibowo, warga sebuah desa di Kecamatan Bruno, Purworejo. Selain itu juga ditemukan satu pipet kaca yang diduga telah digunakan sebelumnya oleh pelaku dimana ada bercak sabu-sabu di dalamnya.

Kasat Narkoba Polres Purworejo, Iptu Setio Raharjo saat gelar perkara mengatakan barang haram tersebut diamankan petuags saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku pada Kamis (8/10) lalu. “Pengeledahan kami lakukan pagi hari, dimana kami mendapatkan infomasi dari seseorang terkait ada warga Bruno yang menyalagunakan narkotika jenis sabu-sabu,” jelas Setio Raharjo.

Diungkapkan Setio, sejak petugas memasuki tempat tinggalnya, pelaku tidak bisa mengelak dan mengaku masih memilikis sabu-sabu yang ditempatkan di bagian dapur. Setelah dilakukan penggeledehan, barangnya ditempatkan di tas kranjang plastik yang dimasukkan dalam lampu emergency.

Berdasarkan barang bukti yang ada, petugas akhirnya mengamankan Muhammad Naro. Yang bersangkutan selanjutnya di bawa ke Mapolres untuk dilakukan penyidikan lebih jauh.

“Yang dilakukan pelaku ini terbukti melanggar pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) subs pasal 127 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Akibat dari perbuatannya, Muhammad Naro terancam pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun. “Sedangkan ancaman dendanya paling banyak Rp 5 miliar,” imbuh Setio. (udi/bah)

Purworejo