RADAR JOGJA – Kenangan menarik menjadi salah satu keberhasilan di bidang pariwisata. Cerita menarik adalah sebuah kesan baik dan tidak akan dilupakan wisatawan dan akan diceritakan kepada orang lain.

Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo, Fatimah Verena Prihasytari saat melakukan kegiatan famtrip di Desa Pandanrejo, Kecamatan Kaligesing, Purworejo, Rabu (9/9). Dia didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Agung Prabowo dan anggota PKK serta penggiat media sosial di Purworejo.

“Selain panorama yang menarik di ketinggian ini, Pandanrejo ternyata ada wisata edukasinya yakni memerah susu kambing kaligesing. Di sinilah kenangan yang tidak akan terlupakan itu,” tutur Fatimah.

Fatimah mencontohkan sebuah perjalananya ke Rusia dan melihat pengembangan anjing jenis husky amat berkesan baginya. Memiliki kesempatan melihat dan mengabadikan itu akan menjadi cerita yang yang selalu diingat.

“Nah di sini ternyata kita juga memiliki sebuah pengalaman dan kenangan menarik tentang kambing ini. Bagi wisatawan luar negeri ini amat berkesan,” tambahnya.

Keberadaan destinasi wisata dilengkapi dengan wisata edukasi dan mendapatkan dukungan tempat yang menarik akan bisa mengangkat pariwisata di Pandanrejo. Dia melihat lokasinya yang berbatasan dengan Jogjakarta juga akan menjadi magnet bagi wisatawan.

“Modal ini harus dirawat. Yang terpenting kita harus tetap ramah dengan wisatawan. Berikan mereka itu senyum yang mengesankan,” imbuh Fatimah.

Kepala Dinparbud Purworejo, Agung Wibowo menyebut jika pengembangan kawasan pariwisata di Kabupaten Purworejo terus dikembangkan. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah mengkomunikasikan dengan Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

“Kami baru saja menggelar rapat yang diinisiasi Pak Bupati, rapat dengan Kemen PUPR. Salah satu pointnya adalah adanya sarana transportasi wisata yang akan melalui kawasan Kaligesing dan Purworejo,” kata Agung.

Sarana transportasi wisata itu adalah masuknya Damri melalui tempat wisata Gua Seplawan dan akan melalui beberapa tempat, salah satunya di Pandanrejo Kecamatan Kaligesing. Kendaraan ini akan menjadi sarana angkut penumpang pesawat yang turun di Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo.

“Dan keluarnya nanti di Kembanglimus Kabupaten Magelang,” imbuh Agung.

Hal lain yang juga diperoleh Purworejo adalah adanya pengembangan wisata di Purworejo dari nasional maupun Kabupaten. Adapun sasarannya adalah di wilayah timur Purworejo.

“Dan ini sangat kita harapkan akan menjadi pembuka akses (wisata) di Purworejo,” imbuh Agung. (udi/pra)

Purworejo