RADAR JOGJA – Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Purworejo 2020 bertambah. Penambahan jumlah TPS sesuai dengan penerapan protokol kesehatan saat pencoblosan nanti.

Ketua KPU Purworejo Dulrokhim, saat dikonfirmasi menyebut sebelum terjadi pandemi Covid-19, jumlah TPS ditetapkan sebanyak 1.242. Namun, jumlah itu mengalami pembengkakan menjadi 1.901 TPS akibat adanya pandemi.

“Sebelum terjadi pandemi, jumlah pemilih per TPS maksimal bisa mencapai 800 orang. Tapi karena pandemi ini ada perubahan aturan, per TPS maksimal hanya untuk 500 pemilih. Otomatis ada pembengkakan jumlah TPS,” kata Dulrokhim,Selasa (4/8).

Penambahan jumlah TPS juga diikuti dengan penambahan jumlah tenaga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Nantinya, setiap TPS akan diisi dengan tujuh anggota KPPS ditambah dengan petugas keamanan dan ketertiban. “Ini juga berimbas pada kebutuhan anggaran,” sebutnya.

Dulrokhim menjelaskan, dalam Pilbup 2020 ini, KPU mendapat jatah anggaran sekitar Rp 47 miliar. Namun, karena adanya refocusing anggaran Pemkab akibat situasi pendemi, anggaran tersebut tidak dapat ditambah. “Anggaran dari Pemkab sekitar Rp 47 miliar tidak boleh tambah. Jadi solusinya kami lakukan penghematan anggaran sekitar Rp 4 miliar untuk penambahan TPS,” jelasnya.

Dulrokhim menambahkan, adanya pandemi sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan tahapan Pilbup, khususnya Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Daftar Pemilih dan Verifikasi Faktual (Verfak) dokumen Bacalon Perseorangan. Salah satunya yakni adanya kebutuhan alat-alat pelindung diri bagi tenaga di lapangan.

Karena itu, KPU pun telah mengajukan tambahan anggaran ke pusat dan disetujui sekitar Rp 8,7 miliar. “Anggaran Rp8,7 miliar yang turun kemarin itu hanya untuk dua tahapan, Verfak dan Coklit. Khusus dibelanjakan untuk alat-alat pelindung diri, seperti masker, face shield, tisu, disinfektan, dan lain-lain,” ungkapnya.

Anggaran tersebut juga digunakan untuk fasilitasi rapid test bagi petugas PPDB di lapangan. Dulrokhim memastikan, seluruh petugas lapangan telah mengikuti tes kesehatan tersebut dan akan menjalankan protokol kesehatan saat bertugas.(udi/pra)

Purworejo