RADAR JOGJA – Sempat menurun kasus Covid-19, belakangan angka positif di Kabupaten Purworejo mengalami peningkatan. Yang menjadi keprihatinan, angka muncul paling banyak berasal dari kompleks pasar sehingga memunculkan klater baru.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19, Purworejo dr Tolkha Ammarduin menyebut, ada kasus positif yang masih mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Tjitrowardojo sebanyak dua orang, dan empat orang melakukan isolasi mandiri di rumah. Di luar itu masih ada angka positif yakni 12 orang, sehingga total kasus positif di Purworejo sebanyak 16 orang. “Untuk dua hari terakhir ini tidak ada penambahan kasus. Lonjakan terjadi di pekan kemarin,” kata Tolkha, Rabu (21/7).

Tolkha mengatakan, Pasar Suronegaran yang selama ini menjadi pasar bongkar muat barang di Purworejo menyumbang tiga kasus positif. Tiga lainnya berasal dari wilayah Kecamatan Gebang, Purworejo dan Kaligesing. “Untuk Suronegaran sudah dilakukan penanganan. Selama dua hari, pasar dilakukan penutupan untuk dilakukan sterilisasi,” ujar Tolkha.

Tolka juta menghaku, terus melakukan tes swab, diantaranya menyasar pegawai Rumah Sakit dan Puskesmas. Juga warga di pemukiman.

Wakil Bupati Yuli Hastuti menambahkan, kemunculan kasus baru itu, tidak bisa dilihat sebelah mata. Dia meminta masyarakat tetap tunduk dan mengikuti aturan protokol kesehatan yang ada. Secara khusus dia juga meminta agar penanganan dan pencegahan terhadap kemunculan kasus baru segera dilakukan. “Masyarakat harus tetap disiplin yaitu selalu memakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak aman, hindari kerumunan, juga hindari bersalaman,” imbuh Yuli. (udi/pra)

Purworejo