RADAR JOGJA – Era aktivitas kebiasaan baru atau new habit yang diterapkan Pemkab Purworejo harus diikuti oleh masyarakat saat berada di luar rumah. Warga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun, dan jaga jarak fisik. Apalagi WHO telah mengumumkan bahwa saat ini penularan Covid-19 melalui udara (airborne transmission) bisa terjadi.

Bupati Purworejo, Agus Bastian saat melakukan kunjungan kerja ke beberapa desa di Kecamatan Grabag menyebut jika pihaknya akan lebih tegas lagi dalam menegakkan perbup tentang penggunaan masker, Senin (13/7). “Pemkab akan segera memberlakukan sanksi denda Rp 50 ribu bagi pelanggar yang nekat tidak memakai masker,” tutur Agus Bastian.

Diungkapkan, pihaknya tidak bisa lagi memberikan toleransi. Selama ini, pihaknya memberikan masker setelah warga diberikan sanksi ringan berupa push up ataupun membaca teks Pancasila. “Ketegasan ini karena kami amat menyayangi masyarakat Purwroejo agar tidak terpapar Covid-19,” imbuh Bupati.

Menurutnya memang tidak mudah menjaga kesehatan seluruh masyarakat. Diperlukan kesamaan visi dan kesadaran yang sama seluruh masyarakat untuk saling manjaga agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pada kunjungan tersebut, Bupati juga menyoroti sejumlah ruas jalan milik kabupaten dibeberapa desa dikawasan selatan yang dinilai masih perlu untuk ditingkatkan. Infrastruktur jalan yang baik tentunya akan membuat mobilitas masyarakat, utamanya dalam menunjang ekonomi didesa dapat berjalan lebih optimal.

Peningkatan sejumlah infrastruktur lain seperti jembatan, perbaikan irigasi, pengadaan sumur bor, juga mendapat perhatian Bupati. Namun karena keterbatasan anggaran daerah, peningkatan sejumlah infrastruktur itu akan dilakukan secara bertahap. (udi/bah)

Purworejo